"Mama lihat parfum kamu di laci, Gan. Kok, bisa ada di kamar sebelah?"
Regan maupun Naura sama-sama menoleh ketika mendengar ucapan Tessa barusan. Keduanya memberi respons yang berbeda-beda. Regan dengan wajah paniknya, dan Naura dengan wajah yang terlihat baisa-biasa saja.
"Oh, itu mungkin kelupaan, Ma," ucap Regan.
"Kita emang nggak satu kamar, Ma," sambung Naura.
Suasana meja makan itu menjadi hening seketika. Naura yang berharap kalau setelah Tessa pulang ke rumah nanti, ia akan dalam keadaan baik-baik saja. Maksudnya, Regan tidak balas dendam soal dirinya yang menjadi pengadu sekarang.
Tessa yang mengerutkan keningnya heran, dengan mata yang menatap anak dan menantunya itu secara bergantian.
Sedangkan Regan sudah mengumpat dalam hati, merutuki Naura yang demi apa pun sangat berani untuk mengungkap kenyataan itu.
Hey?!
Maksud cewek itu apa?
Apa dia sengaja menjadi pengadu seperti ini di depan mamanya agar semua keinginan dia terwujud?
"Tunggu, Mama nggak ngerti maksudnya gimana?" Tessa menuntut penjelasan yang lebih kepada Naura.
"Mas Agan bilang kalau lebih baik kita pisah kamar, jadi sejak sehari setelah pindah, kita emang udah pisah kamar."
Shit.
Benar-benar tidak bisa disangka kalau perempuan sepolos Naura ternyata bisa cepu juga. Bahkan kelewat cepu seperti saat ini.
Demi apa pun, Regan tidak habis pikir lagi di tempatnya. Ia menatap Naura dengan tatapan penuh tanda tanya, bermaksud menanyakan apa maksud dari ucapan cewek itu.
Sedangkan yang ditatap hanya fokus melihat ke arah mamanya.
Awas saja.
Setelah mamanya pulang nanti, Regan akan kasih Naura pelajaran.
"Bener itu, Regan?" tanya Tessa seraya menatap Regan dengan kerutan dalam di dahinya.
Mau tidak mau, kalau sudah seperti ini Regan tidak akan bisa mengelak lagi. Cowok dengan kaus putih itu mengangguk seraya menghela napasnya. "Iya," jawab cowok itu.
"Kenapa?" Suara Tessa mulai meninggi.
"Karena Regan takut Naura masih trauma, Ma."
Tidak ada yang salah. Dari awal memang itu alasan Regan kenapa ingin pi…
Menikah Dengan Berandalan
Bawaan Bayi
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 120 Episodes
Comments
syisya
cie cie cieeee pengen dipeluuuuk😂
2024-09-04
0