"Nginep aja, ya? Sekalian temenin Mama, Papa nggak jadi pulang hari ini soalnya."
Naura tentu saja tidak keberatan dengan hal itu, namun bagaimana dengan Regan? Dari raut wajahnya saja sudah kelihatan kalau dia tidak ingin mengikuti ucapan mamanya.
"Ya, Sayang, ya?" ucap Tessa memastikan. Raut wajahnya terlihat begitu memohon kepada Naura, sedangkan ketika menatap anak laki-lakinya, dia terlihat biasa saja. Bahkan terkesan sinis.
Naura tidak tahu kenapa itu bisa terjadi.
"Naura gimana Mas Agan aja, Ma," balas Naura.
Tessa beralih menatap Regan yang masih duduk seraya memainkan ponselnya. Dapat ia pastikan kalau yang dilakukan oleh anak lelakinya itu hanya untuk peralihan saja karena malas mendengar perbincangannya dengan Naura. Padahal, telinganya sudah pasti dipasang lebar-lebar.
"Gimana? Kamu setuju kalau nginep sehari di sini?" tanya Tessa pada anaknya.
"Nggak," jawab Regan langsung to the point.
Tessa menghela napas. "Kenapa? Kasih Mama alasan yang jelas."
"Ngapain punya rumah sendiri kalau harus terus nginep di sini?" Regan mengalihkan pandangannya dari ponsel, menatap mamanya dengan tatapan penuh kekesalan.
Bukan tanpa alasan, sebab seharian ini wanita itu sudah benar-benar menyebalkan.
"Pokoknya nggak akan nginep. Kalau Naura mau, ya, silakan, tapi Regan pulang sendiri."
"Kamu pikir itu kemauan Mama? Mama juga maunya kamu tetap di sini, tinggal bareng Mama sama Papa," jawab Tessa dengan nada yang mulai meninggi. "Mama nggak punya kendali untuk mencegah keputusan Papa kamu," lanjut wanita itu.
"Nah, berhubung Mama udah setuju, harusnya sekarang setuju juga."
Tessa berdecak kesal. "Kenapa memangnya? Cuman satu hari, nggak akan bikin waktu berduaan kalian terganggu, kan?"
Mendengar itu, Regan hanya mendengus kemudian kembali fokus ke ponselnya. Melayani ucapan mamanya tidak akan pernah selesai sampai kapanpun, sebab wanita itu tidak akan pernah mau mengalah, apalagi menerima keputusan dari dirinya.
"Regan, Mama belum selesai bicara!" tegur Tessa, kesal karena Re…
Menikah Dengan Berandalan
Mau Ditemenin
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 120 Episodes
Comments