"Tapi nanti, setelah acara selesai. Kalian niat tidur di rumah ini, kan? Nggak mungkin kalau pulang."
Lanjutan ucapan Tessa tidak hanya membuat Naura mengurung niat untuk memeluk wanita itu, tetapi membuat Naura dan Regan saling bertatapan satu sama lain juga. Dengan raut wajah yang sama, seolah saling bertanya dalam tatapan mereka.
Kenapa mamanya bisa bertanya seperti itu?
Apa yang dikatakan oleh Bagas?
Dan kenapa malah dalam situasi yang tidak tepat seperti ini?
Regan dan Naura sama-sama mempertanyakan hal itu dalam benak masing-masing.
"Naura Sayang?" Tessa kembali menegur Naura, dengan senyum yang masih menghias.
Senyuman wanita itu membuat Naura kebingungan. Senyum tulus ataupun senyum yang dibuat-buat, sepertinya tidak tepat kalau harus ditunjukkan bersamaan dengan ucapan Tessa beberapa saat yang lalu.
"I-Iya, Ma?" jawab Naura.
"Mama kangen banget sama kamu, udah lama kita nggak ketemu."
Tessa berjalan mendekat, merentangkan tangan dan membawa Naura ke dalam pelukannya begitu saja. Terlepas dari konflik yang terjadi antara dirinya dan Regan, Tessa tetap menyayangi Naura sama seperti sebelum masalah itu hadir.
Bagaimanapun, meski Naura selalu membela Regan dalam hal ini, dia tidak ada sangkut-pautnya dengan masalah itu.
"Naura juga kangen banget sama Mama." Naura membalas pelukan mama mertuanya, mengusap punggung wanita itu pelan, berharap bisa mengikis jarak yang tercipta karena masalah-masalah yang sedang menimpa.
Dengan posisi yang masih sama, tatapan Naura dan Bagas bertemu, yang kemudian Naura langsung mengalihkan pandangannya ke arah lain. Bagas yang ia lihat sekarang, benar-benar sangat berbeda dengan Bagas yang baru pertama kali dia lihat dulu.
Sangat jauh beda.
Terlebih dengan sorot mata teduh yang kini terlihat tajam dan menusuk.
"Kamu pasti belum makan, kan? Makan dulu, ya." Pelukan terurai, tapi Tessa masih memegang kedua bahu Naura. Setelah berucap seperti itu, dia menurunkan pandangan dan berhenti tepat di perut Naura yang sudah membesar. "Cucu Om…
Menikah Dengan Berandalan
Tidak Berhak
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 120 Episodes
Comments