"Kamu harus lebih berani lagi sama Regan, Naura. Biarpun dia sering kasar atau sewot, sebisanya kamu harus bersikap lembut sama dia, nanti juga lama-lama jatuh cinta. Oh iya, nanti pas sampai di rumah, kamu minta tolong gendong aja ke Regan, ya. Jangan jalan sendiri. Nanti Mama bantu proses kelancarannya."
Itu ucapan Tessa ketika keluar dari rumah sakit tadi. Wanita itu memberi Naura arahan agar lebih berani lagi kepada Regan. Dan di sinilah Naura sekarang, berada dalam gendongan Regan dengan tangan yang dikalungkan ke leher cowok menyeramkan itu.
Naura tidak tahu kenapa Regan bisa senurut dan sebaik itu kalau di hadapan mamanya, sehingga disuruh untuk menggendongnya cowok itu mau-mau saja. Bahkan ke dalam rumah yang siapa pun tahu kalau rumah milik keluarga Regan ini jarak dari pintu utama ke satu ruangannya saja lumayan jauh.
"Ngapain lo liatin muka gue?" tanya Regan pada Naura.
"Ng-nggak," jawab Naura.
Bayangkan, bahkan hingga detik ini Regan masih kuat menggendong Naura untuk menuju ruang tamu rumah sebesar itu. Dengan deru napanya yang sudah terdengar berat, Naura jadi sedikit merasa bersalah.
Bersalah karena sudah merepotkan cowok itu, sedangkan sebenarnya ia masih bisa jalan sendiri.
Namun, persetan dengan rasa bersalah itu, Naura tetap menikmati kesempatan emas ini. Kapan lagi ia bisa berada dalam gendongan cowok menyeramkan seperti Regan, bisa memeluk lehernya, menyandarkan kepalanya di bahu cowok itu, mendengar degup jantungnya, merasakan deru napasnya.
Naura rasa, ia tidak akan mendapatkan kesempatan seperti ini lagi di lain hari. Jadi, harus tetap dinikmati.
"Kamu capek?"
Ingatkan Naura kalau ia sudah pernah sebodoh itu karena menanyakan hal yang demi apa pun terdengar tidak penting. Jawabannya sudah jelas, Regan pasti capek. Bahkan keringat sudah membanjiri pelipisnya yang melihatkan benjolan urat kecil di sana.
"Bodoh!" Regan menjawab, namun dengan suara yang amat kecil. Meski demikian, Naura tetap bisa mendengarnya.
"Kalau Mama denger umpatan kamu bar…
Menikah Dengan Berandalan
Nanti Juga Sayang
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 120 Episodes
Comments
syisya
udah ep 60an tapi belum ada kemajuan masih jalan ditempat masih itu" aja thor kapan dong mereka mulai ada rasa masing" trs kelanjutan hubungannya apa mesra"an gitu misalnya duuuh greget deh jadi gemes sama mereka kutunggu next up nya jangan lama" ya thor hihihihi semangat sehat selalu 💪🏻
2024-09-07
0
kopisusu
di tunggu segera sayangnya regan sama naura
2024-09-07
0