Setelah liburan bersama keluarga, kini Regan kembali ke aktivitas biasa. Pukul tujuh pagi cowok itu sudah ada di restoran lantaran ada banyak hal yang harus ia urusi di sana.
Hingga pukul dua belas siang dia baru merasakan yang namanya istirahat. Meski menjadi seorang pemilik restoran ini, tentu Regan juga tatap harus mengeluarkan isi kepala dan tenaga untuk mengelolanya. Membantu manager mengelola data, memantau perkembangan, juga melihat apakah ada kemajuan atau tidak.
Demi masa depan yang lebih baik, Regan harus memutar otak agar restoran itu bisa lebih berkembang dan tentunya lebih bercuan lagi.
"Kamu makan dulu," ucap Naura yang baru saja menghampiri Regan di salah satu meja yang ada di restoran itu.
Iya, hari ini Naura memutuskan untuk ikut bersama cowok itu.
"Belom pengen," jawab Regan seraya menatap Naura. "Lo makan, gih."
"Tapi dari pagi kamu belum makan, lho."
"Masalah selera dan nafsu makan, gue nggak punya kendali. Jadi gak tau."
Naura menghela napas pelan. Dia ikut mendudukkan tubuhnya di samping Regan." Kalau kamu nggak mau makan, aku juga nggak mau makan. Mau nunggu kamu aja, biar barengan."
Ucapan Naura membuat Regan mengerutkan dahinya. Bingung kenapa Naura harus melakukan hal itu sedangkan harusnya dia bisa makan sendirian.
"Kenapa gitu?"
"Aku, kan, udah bilang, biar barengan. Kamu nggak ngerti?"
Entah kenapa, kata-kata yang barusan keluar dari mulut Naura terdengar seolah seperti ini; ' sekarang kamu yang lemot?'.
Iya, serius.
Regan terlalu takut dicap seperti itu hingga tanpa sadar otaknya merekam kata-kata yang bahkan belum tentu terdengar di telinganya.
"Pesen makan sana, sekalian buat gue juga. Makin ke sini lo makin banyak maunya, ya, sama gue," ucap Regan pada akhirnya.
Kemarin sudah baik, kemarin sudah luluh, kemarin sudah banyak perhatian, dan kemarin sudah bersikap seolah mencintai Naura, tapi sekarang sikapnya kembali seperti biasa.
Naura tidak tahu ada apa sebenarnya, namun ia melihat kalau sedari semalam Regan memang sudah terlihat ber…
Menikah Dengan Berandalan
Selalu ikut campur
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 120 Episodes
Comments
syisya
waaah ada masalah apa ini yg sudah lama tapi belum kelar
2024-09-15
0