Sebelum berangkat, Naura sudah meminta alamat lengkap kepada adik ayahnya, dan ia sudah memberitahu Regan tentang hal itu. Namun, ada yang aneh sekarang. Naura pikir mereka akan langsung pergi ke rumah pamannya, tapi sepertinya tidak. Regan membawanya ke sebuah hotel bintang lima yang entah apa namanya.
Ini memang tidak masalah, mungkin Regan ingin mengistirahatkan tubuhnya terlebih dahulu atau mungkin... agenda menemui pamannya akan dilakukan esok hari. Namun, sepertinya bermasalah bagi Naura. Sejak kakinya memasuki lobi hotel, jantungnya sudah menunjukan kinerja yang berbeda. Berdegup cepat, dengan keringat dingin yang juga mulai bercucuran di dahinya.
Ini terkesan berlebihan, memang benar. Di mana harusnya Naura sudah tidak merasa takut lagi karena ia sudah cukup sering bertemu dengan Regan, dan mereka sudah melewati banyak hal seperti ... berada dalam perjalanan yang cukup panjang berdua saja. Harusnya itu sudah cukup membuat Naura percaya kepada laki-laki itu. Jangan lupakan Regan yang kadang memberi perhatian kecil kepadanya, itu sudah jelas menunjukan bahwa laki-laki sangar itu juga memiliki sisi yang baik, kan?
Terlepas dari itu, rasa takut Naura tetap tidak bisa dihilangkan. Ingat, Naura hampir kehilangan nyawanya sendiri oleh Regan, dan Naura memiliki trauma yang berat karena hal itu.
Naura tidak bisa membayangkan, sepertinya ia tidak akan bisa tidur dengan nyenyak semalaman.
Pintu kamar yang akan mereka tempati sudah dibuka, Regan juga sudah melangkah masuk ke sana. Tapi Naura masih diam di depan pintu dan menatap cowok itu dengan tatapan ragu.
"Kenapa?" tanya Regan seraya mengangkat alisnya. Bingung melihat Naura diam saja di ambang pintu.
Dari eskpresi wajahnya, Regan bisa menduga kalau cewek itu mungkin merasa ragu atau mungkin... takut dengan dirinya. Mengingat apa yang telah terjadi, itu tentu hal yang sangat wajar.
"Lo aman kali ini, tenang aja," ucap Regan lagi, setelah mengembuskan napas panjang di mulutnya.
Setelah mengatakan itu, Regan menaruh p…
Menikah Dengan Berandalan
Kamu?
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 120 Episodes
Comments