"Siapin keperluan dia."
"Siap, Tuan," balas seorang pelayan perempuan seraya menganggukkan kepalanya.
Setelahnya, Regan kembali berjalan menaiki tangga, diikuti oleh Naura yang sudah tidak karuan di tempatnya. Baru beberapa saat kembali ke situasi mengerikan ini, Naura sudah ingin menyerah saja rasanya. Apalagi ketika sesekali Regan menoleh, seolah memastikan keberadaannya.
Rasanya benar-benar campur aduk.
Naura tidak tahu, akan dari mana pelayan itu menyiapkan keperluannya. Entah membelinya di luar, tapi sekarang sudah malam. Atau ada cara lain? Entahlah, Naura tidak terlalu memikirkan hal itu. Pikirannya dipenuhi dengan pertanyaan-pertanyaan yang tak mampu ia ucapkan lewat mulut.
Seperti ... kenapa sikap pelayan itu berbeda-beda? Maksudnya, mereka terlihat ramah dan ceria ketika berhadapan dengan Bagas, tapi terlihat tunduk dan takut ketika berhadapan dengan Regan.
Iya, serius, Naura melihat perbedaan itu.
Selain penasaran dengan hal yang ia jelaskan barusan, Naura juga bertanya-tanya akan ke mana Regan membawanya. Sebab, ini bukan ke arah kamar yang ia tempati kemarin. Kemarin ia berada di sebuah kamar yang letaknya masih di lantai satu, tapi sekarang sudah bukan lagi. Yang pasti, saat ini kakinya masih mengikuti arah langkah laki-laki itu.
Demi apa pun, Naura benar-benar takjub melihat rumah yang sudah tak bisa didefinisikan dengan kata mewah ini. Selain luas, rumah dengan gaya klasik ini juga memiliki empat lantai. Entah siapa saja yang menghuni rumah seluas itu, sejauh ini Naura hanya tahu kalau rumah ini ditempati oleh tiga orang saja. Tessa, suaminya, dan Regan.
Setelah menaiki anak tangga yang entah berapa jumlahnya, Regan berjalan melewati sebuah lorong kecil, yang terdapat beberapa pintu besar di sana. Selang beberapa saat, cowok yang hanya mengenakan kaus oblong yang dipadukan dengan celana selutut itu berhenti di depan satu pintu, yang kemungkinan merupakan pintu masuk kamar yang akan ditempati oleh Naura.
"Ini kamarnya," ucap cowok itu.
Keberanian yang…
Menikah Dengan Berandalan
Bertubi-tubi
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 120 Episodes
Comments
Humaid Azzahir
suka sm jln ceritanya
2024-08-17
0
Humaid Azzahir
bagus sy suka ceritanya
2024-08-17
0