Selama hidupnya, Naura tidak pernah menyangka kalau dirinya akan berada di titik seperti ini. Di situasi sulit seperti ini. Di mana ia terlihat menyedihkan dengan kehidupan yang berantakan.
Naura hanya tidak menyangka. Sangat tidak menyangka.
Sudah lima menit Naura mendudukkan tubuhnya. Di sebuah sofa yang ia yakini harganya sudah mampu membiayai hidupnya selama satu tahun. Tepat di hadapan dua orang paruh baya yang katanya merupakan orang tua dari Regan.
Laki-laki yang sudah merusak hidupnya.
Terhitung sejak Bagas meninggalkan Naura di ruangan itu, belum ada yang memulai mengeluarkan suaranya. Di sini, tidak mungkin jika Naura harus bersuara lebih dulu, kan?
Sedangkan dia hanya duduk sebagai tamu. Ah, bukan, orang yang mungkin tidak sengaja memiliki urusan dengan orang itu.
Naura tidak tahu, kenapa Bagas meninggalkannya di sini, sedangkan sebelumnya dia berkata kalau Naura akan bertemu dengan Regan dan keluarganya. Sekarang hanya ada kedua orang tuanya, lalu, di mana Regan? Ke mana laki-laki itu?
Selama lima menit Naura benar-benar menahan dirinya sendiri. Mencoba kuat meski tubuhnya seakan sudah bergetar hebat. Ini lebih menegangkan dari sensasi menunggu hasil nilai ulangan akhir semester.
Naura yang duduk dengan kepala menunduk juga tidak bisa melihat apa yang tengah dilakukan oleh kedua orang yang duduk di hadapannya sekarang. Entah bagaimana tatapan mereka kepadany. Naura tidak bisa melihat. Ia hanya bisa nerasakan atmosfer aneh yang tak kalah tegangnya.
"Nama kamu siapa?"
Seorang wanita paruh baya bertanya, membuat Naura sedikit mendongakan kepalanya namun, tidak sampai menatap langsung mata wanita itu. Tidak, Naura tidak mau dicap lancang meski hal itu sudah dianggap hal wajar ketika kita berbicara dengan seseorang, kita harus melihat matanya.
"Naura, T-tante." Bahkan, Naura merasa tidak pantas untuk mengucapkan kata Tante dalam ucapannya.
Entah kenapa, Naura merasa rendah diri sekarang. Merasa kalau kedudukkan dua orang itu sangat dan sangat jauh lebih tingg…
Menikah Dengan Berandalan
Gugup dan Takut
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 120 Episodes
Comments
syisya
sumpah ini adalah novel yg menarik tidak bertele" & part.nya juga panjang" habis itu sering double up bahkan crazy up..lope you pokoknya thor, semangat sehat selalu kak
2024-08-28
1