Terkejut tentu bukan satu-satunya hal yang Naura rasakan ketika mendengar pertanyaan dari Regan barusan. Ia juga kebingungan harus menjawab apa, sedangkan dirinya sendiri pun tidak tahu apakah pada akhirnya akan jatuh cinta atau malah sebaliknya.
"A-aku... nggak tahu," jawab Naura setelah lama terdiam. "Kamu kenapa nanya gitu?"
Beda dengan Naura yang kebingungan, Regan malah terlihat salah tingkah di tempatnya. Membodohkan dirinya sendiri kenapa harus menanyakan hal itu kepada Naura. Yang mana baru ia sadari sekarang kalau itu sangat memalukan.
Tidak mau salah tingkah di hadapan cewek itu, Regan beranjak dari duduknya dan berkata, " Nggak ada, lupain aja."
Setelah mengatakan itu, laki-laki yang mengenakan celana selutut dengan atasan kaus oblong berwarna hijau army itu beranjak dari duduknya dan berjalan menuju kamar. Ingin menyembunyikan diri dengan alibi akan membereskan pakaiannya di lemari.
"Mau ke mana?" tanya Naura ketika melihat Regan beranjak dari duduknya.
"Beresin baju," jawab cowok itu singkat.
Naura ikut beranjak dan mengikuti Regan dari belakang. "Biar aku aja, kamu cukup istirahat."
Sialnya naura malah mengikuti Regan dari belakang, membuat laki-laki itu mengumpat tanpa suara. "Nggak perlu, gue bisa sendiri," ucapnya tanpa melihat cewek itu.
Namun Naura tidak mau mendengarkan ucapan Regan, ia tetap berjalan mengikuti cowok itu dari belakang. Hingga keduanya sampai di kamar yang ukurannya cukup luas, juga terdapat barang-barang yang lumayan lengkap.
Regan berjalan menuju lemari, di mana kopernya juga terletak di sana. Ingin rasanya ia mengumpat kata kasar kala perempuan yang sudah sah menjadi istrinya itu malah tetap mengikutinya. Kalau seperti ini, Regan semakin kikuk untuk bertindak. Gengsinya seolah diobral dengan harga murah sehingga sudah tidak bisa melakukan apa-apa lagi.
Meski demikian, tidak mungkin kalau Regan harus mengumpat apalagi sampai mengusir Naura agar keluar dari kamar. Itu akan semakin menunjukan kalau dirinya tengah merasakan malu se…
Menikah Dengan Berandalan
Kabur?
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 120 Episodes
Comments
syisya
udah penasaran kelanjutannya, btw part sebelumnya kayaknya kebanyakan monolog drpd percakapan kak. tambah seru nih semoga ada kemajuan pada hubungan mereka terlebih mereka sudah hidup mandiri terpisah dr orang tua
2024-08-29
0