Setelah perkara bercanda soal pacar, Regan merasa kalau Naura lebih banyak diam sekarang. Sudah beberapa hari, cewek itu seperti mogok bicara dengannya.
Entah karena apa.
Mungkin masih belum bisa memaafkan kesalahannya.
Seperti sekarang, Regan tengah mengantar Naura belanja di supermarket. Dan sepanjang mengitari tempat yang dipenuhi dengan berbagai kebutuhan itu, Naura hanya diam. Bahkan ketika membutuhkan bantuan, cewek itu lebih memilih minta tolong ke orang lain.
"Lo kenapa? Masih marah sama gue?" Regan yang tengah mendorong troli, berusaha mengimbangi langkahnya dengan Naura.
"Nggak kenapa-napa," jawab Naura tanpa melihat Regan.
"Nggak kenapa-napa tapi beberapa hari ini lo gak banyak ngomong kayak biasanya."
"Bukannya ini mau kamu? Biasanya kamu yang nyuruh aku diem terus."
Regan dibuat bungkam oleh penuturan Naura barusan. Gila. Sekarang cewek banyak maunya itu sudah bisa memutarbalikkan fakta.
"Ya, lo nggak banyak ngomongnya tiba-tiba, nggak ngasih aba-aba dulu. Jadi wajar, kan, kalau gue bingung?" Regan menghela napas. Ia mengambil satu produk yang hendak diambil oleh cewek itu, tapi tinggi badannya tidak sampai.
"Sekarang bilang, lo kenapa? Masih marah soal bercanda di restoran?" lanjut Regan.
"Nggak, biasa aja."
"Biasa aja tapi sampai mogok ngomong gitu."
"Harusnya kamu seneng." Naura menatap Regan dengan tatapan datar. "Soalnya kamu nggak akan pusing lagi sama kebawelan aku."
Makin ke sini Naura makin pintar bicaranya. Regan jadi kelimpungan sendiri menghadapinya." Sekarang gue nggak suka kalau lo banyak diem."
"Kenapa?"
"Aneh."
"Aneh apanya? Bagus malah, kuping kamu nggak panas."
Astaga... Regan geleng-geleng kecil di tempatnya. "Gue minta maaf kalau lo masih ngambek soal pacar di restoran kemarin, gue cuman bercanda serius. Cuman mau liat tanggapan lo aja."
"Terus gimana tanggapan aku?"
Cewek seperti Naura ternyata kalau marah bikin panik juga.
"Tanggapan lo bikin gue takut," jawab Regan.
"Takut kenapa?"
"Nyeremin soalnya."
Naura menghentikan langkahnya…
Menikah Dengan Berandalan
Naura Milik Regan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 120 Episodes
Comments