Regan sudah turun, dan mau tidak mau Naura juga harus ikut menurunkan dirinya dari mobil itu. dengan perasaan resah, dengan jantung yang berdetak lebih cepat dari biasanya, dengan kaki yang juga ikut gemetar, Naura berusaha menguatkan dirinya untuk menghadapi sesuatu yang sebentar lagi akan terjadi.
Naura masih belum menemukan kata-kata yang tepat untuk dibicarakan kepada ibunya. Jangankan menceritakan kejadian mengerikan yang telah menimpa hidupnya, bahkan sampai detik ini Naura belum menghubungi ibunya kembali setelah menghilang tiga hari waktu lalu. Iya, Naura tidak sanggup mendengar suara cemas ibunya.
Setelah turun dari mobil, Naura menatap Regan sebentar yang juga tengah melakukan hal yang sama. Laki-laki itu menatapnya entah dengan tatapan apa, terlihat seperti orang yang tengah kebingungan, sama seperti dirinya.
Tidak mau membuang-buang waktu-karena Naura sadar-meski menghindar sekalipun ia tetap akan melewati momen menyedihkan itu. dengan sekali tarikan napas, ia berjalan menuju pintu dan berhenti tepat di depannya. Diikuti Regan juga dari belakang. Dengan penuh keraguan, Naura juga mulai mengetuk pintu dengan jari tangannya, sampai tiga kali ketukan, tapi belum juga ada jawaban di sana.
Ke mana ibunya?
Apakah masih mengerjakan pekerjaannya?
Naura kembali mengangkat tangan, namun belum sampai ia mengetuk pintu itu, pintunya sudah terbuka dari dalam, dan Naura melihat seorang perempuan yang kini tengah tersenyum kepadanya. Ibunya. Wanita yang sudah melahirkannya ke dunia. Berdiri sembari melihatnya dengan tatapan penuh dengan kerinduan. Sedangkan untuk melihat itu, mata Naura sudah mulai memanas di tempatnya.
Tidak, bahkan Naura tidak kuat melihat raut wajah ibunya sekarang.
"Naura, Sayang? Kamu kenapa nggak bilang kalau mau pulang?"
Naura menyambut pelukan hangat ibunya yang baru saja bersuara itu. Menenggelamkan kepalanya di bahu, dengan tangan yang memeluknya dengan erat. Tanpa bisa ditahan lagi, buliran air mata berjatuhan dari pelupuk matanya. Naura men…
Menikah Dengan Berandalan
Maafkan Naura, Bu
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 120 Episodes
Comments