"Regan, ada apa?" Tessa bertanya, memecah keheningan yang sempat mendominasi beberapa saat.
"Biar dia nggak jelasin sendirian, Ma."
Naura tidak tahu siapa yang dimaksud dengan 'dia' dalam ucapan Regan barusan. Tapi, bukankah itu sudah pasti dirinya? Bukannya terlalu percaya diri, tapi kalau bukan, memang siapa lagi? Sedangkan yang ada di ruangan itu hanya ada dirinya, Regan dan Tessa. Tidak ada yang lain.
Tepat setelah mengatakan itu, Naura tidak mendengar jawaban dari Tessa dan ia bisa melihat pergerakan Regan yang baru saja mendudukkan tubuhnya di sofa yang menjadi tempat duduk Tessa dan suaminya sebelumnya.
Belum apa-apa, Naura sudah merasakan sensasi yang berbeda. Ia hanya mampu menatap mata Regan dalam beberapa saat saja, tidak mampu lebih lama dari itu. Selain memiliki aura seram dan menakutkan, entah kenapa Naura juga merasakan ada yang beda dengan laki-laki itu.
Sekarang, Naura berada di ruangan yang sama dengan laki-laki yang telah membuat hidupnya hancur. Bahkan, kemungkinan ia juga harus berbicara dengan laki-laki itu. Ah, bukan kemungkinan, melainkan keharusan.
"Jadi, kamu juga mau ikut menjelaskan ke Mama?"
"Iya."
"Terus kenapa kemarin diem aja?"
"Regan berubah pikiran."
Naura tidak tahu bagaiman awal mulanya sampai kedua orang tua Regan bisa tahu menahu soal kehamilannya, yang pasti, di sini ia bisa menyimpulkan bahwa bukan Regan sendiri yang memberitahu. Terlihat jelas dari arah perbincangan antara ibu dan anak itu.
Kalau Regan sendiri yang memebritahu, tentunya Tessa sudah tidak membutuhkan penjelasan, bukan? Kalau Regan sendiri yang memberitahu, tentunya wanita itu sudah tidak akan terkejut ketika mendengar apa yang Naura katakan sebelumnya. Seperti kenyataan yang Naura ucapkan bahwa ia tidak berpacaran dengan laki-laki itu.
Kalau Regan jujur, harusnya itu sudah tidak perlu dipertanyakan.
Lalu, kalau bukan Regan, kalau laki-laki itu juga ingin ikut menjelaskan sekarang, kedua orang tua Regan tahu dari siapa? Atau... Bagas yang memberitahunya? Kalau…
Menikah Dengan Berandalan
Nikahin
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 120 Episodes
Comments