"GILA!!! Lo ke mana aja? Lo ngilang nggak ngasih kabar apa-apa bikin gue panik, tau, nggak ?!"
Naura menghela napas panjang ketika telinganya dihajar habis-habisan oleh suara Melody yang sedari tadi tidak ada selesainya.
Setelah bertemu dengan Bagas, Naura memutuskan untuk bertemu dengan sahabatnya. Melindungi diri dari amukan cewek itu karena kalau ia tidak mau, Melody akan marah dan tidak mau bicara sampai kapanpun, katanya.
Gila, bukan?
Meski dengan perasaan yang masih berantakan, pada akhirnya Naura memutuskan untuk bertemu juga dengan cewek itu.
"Lo pulang kenapa nggak ngasih tau gue?"
Melody kembali bertanya, sedangkan Naura masih belum memiliki celah untuk menjawab setiap pertanyaan dari sahabatnya itu.
"Jawab, dong, Ra!"
Naura memutar bola matanya malas. " Gimana mau jawab, dari tadi lo ngomel-ngomel terus."
Melody menghela napas panjang di tempatnya. "Iya, oke. Sekarang lo jelasin, kenapa lo nggak bilang dulu kalo mau pulang?"
"Ibu gue sakit, dan gue buru-buru waktu itu."
Berdosa, kah? Bahkan saking tidak mau jujurnya, Naura mengucapkan kata-kata tak layak seperti itu. Dalam hati, dia membatin, semoga apa yang ia ucapkan barusan, tidak menjadi kenyataan.
"Maafin Naura, Bu," ucapnya dalam hati.
Mendengar itu, Melody memicingkan matanya. Menatap Naura dengan tatapan penuh intimidasi, sedikit curiga dengan sahabatnya itu. Ucapan dan raut wajahnya meragukan, Melody hanya takut kalau Naura tidak mengatakan hal sebenarnya.
"Kok, gue ragu, ya, sama ucapan lo?" ucap Melody.
Naura yang sudah tegang, semakin tegang ketika mendengar hal itu. Bagaimana ini? Apakah ucapan dan raut wajahnya tidak meyakinkan sampai Melody meragukannya seperti itu?
Naura tidak tahu harus memberi alasan seperti apa lagi kepada Melody, sedangkan kepalanya saja sudah tidak bisa berpikir jernih saat ini. Terlalu banyak hal yang memenuhi kepalanya. Terlalu banyak masalah sehingga ia tidak tahu harus berbuat seperti apa.
Rasanya, Naura ingin sekali jujur dan menceritakan apa yang menimpa hidupny…
Menikah Dengan Berandalan
Kesalahan Besar
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 120 Episodes
Comments