Ini sudah setengah jam Naura duduk di dalam kontrakannya bersama Melody, mendengarkan celoteh gadis itu yang sampai detik ini masih belum memberikan kesempatan Naura untuk menjelaskan semuanya. Saat akan bicara, Melody langsung dan selalu memotongnya. Yang mana Naura hanya bisa mendengar berbagai macam kemarahan yang Melody ucapkan.
"Gue nggak habis pikir lagi sama lo, Ra. Bisa-bisanya lo ngilang dan nggak bales semua panggilan sama telepon dari gue. Gue udah nggak dianggap sahabat, ya, sama lo?"
Terhitung sejak keduanya duduk di tempat ini, Melody sudah mengatakan kalimat yang serupa sebanyak lima kali. Iya, Naura bahkan bingung harus bicara seperti apa sekarang. Terlebih dengan perasaan gelisahnya yang tak kunjung hilang juga sejak tadi. Gelisah karena memikirkan Regan yang masih menunggu di ujung gang sana.
Tolong jangan salahkan Naura sebab gadis itu juga terpaksa melakukannya. Naura merasa tidak enak kalau harus menyuruh Melody pulang dengan cara mendadak, terlebih sahabatnya itu masih marah perihal ia yang hilang tanpa kabar selama berhari-hari. Selain itu, tidak mungkin kalau Naura mempertemukan keduanya, bukan? Bisa-bisa kebohongannya terbongkar dan semuanya jadi makin berantakan.
Pada akhirnya Naura memilih untuk mengorbankan cowok sangar itu. Menyuruhnya untuk menunggu di depan dengan alasan ia yang masih harus bertemu dengan seseorang. Kali ini Naura tidak berbohong dan mengatakan yang sebenarnya.
Entahlah, semoga Regan yang sebentar lagi akan jadi suaminya itu tidak akan marah-marah karena telah dibuat menunggu lama olehnya.
Ya, semoga Naura masih dalam keadaan aman untuk beberapa jam ke depan. Setidaknya sampai Naura menginjakan kaki kembali di rumah keluarga Regan.
"Ra?!" Melody meninggikan suarang. "Lo anggap gue sahabat, nggak, sih?!"
Naura sudah pernah mengatakan kalau Melody memiliki sikap yang bawelnya kebangetan, kan? Dia selalu bersikap berlebihan dalam hal apa pun. Seperti sekarang contohnya. Naura tahu kalau dia kecewa, tapi setidaknya dengar…
Menikah Dengan Berandalan
Balas Dendam?
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 120 Episodes
Comments