Bingung bukan satu-satunya hal yang dirasakan oleh Naura, cewek itu juga terkejut.
Terkejut dengan kedatangan Regannyang tiba-tiba, juga sikap cowok itu yang terlihat khawatir. Terlebih dengan kata-katanya yang mengatakan kalau dirinya sakit.
Naura memang kelelahan, tapi tidak sampai sakit.
Yang lebih membingungkan, kenapa mama mertuanya menggunakan alasan itu untuk membuat Regan pulang ke rumah?
"Lo nggak kenapa-napa, kan?" Regan kembali memastikan keadaannya.
Naura tidak tahu harus menjawab apa, namun yang ia lakukan sekarang hanya menggeleng kecil dengan raut wajah yang masih kebingungan. Kalau ia menjawab tidak, mungkin Regan akan merasa terbohongi.
"Serius?"
"Tadi aku emang kelelahan, sedikit sakit juga. Tapi sekarang udah baik-baik aja, kok," jawab Naura dengan suara penuh ragu.
Ya Tuhan Naura benar-benar berharap kalau apa yang ia ucapkan itu tidak akan mendatangkan karma dan malah jadi sakit beneran. Semoga saja tidak. Lagi pula, yang ia lakukan semuanya demi kebaikan, tidak ada yang untuk kejahatan.
Mendengar itu, Regan menghela napas panjang di tempatnya. Matanya masih meneliti Naura, memastikan kalau cewek itu memang baik-baik saja.
Beberapa waktu yang lalu, saat Regan masih sibuk dengan pekerjaannya, tiba-tiba Tessa menelpon dengan suara yang panik dan heboh. Dia mengatakan kalau Naura kesakitan di rumah dan membutuhkan bantuan dengan segera. Oleh karena itu Regan bergegas pulang ke rumah.
Jangan salah paham, Regan melakukan itu bukan semata-mata karena sudah mencintai Naura. Tentu saja tidak. Yang benar saja, yang Regan lakukan hanya bentuk rasa takut untuk kehilangan.
Lebih tepatnya kehilangan calon bayi yang ada di perut Naura.
Catat itu.
"Kalau gitu lo istirahat aja di kamar, ayo gue anter," ucap Regan. Biasanya selalu dengan nada sewot, tapi sekarang nada bicaranya jauh lebih lembut dari kelembutan yang pernah diucapkan oleh cowok itu sebelumnya.
Saking lembutnya, bahkan sampai membuat Naura terpaku. Merasa dicintai dalam waktu sesaat.
Diperlakukan…
Menikah Dengan Berandalan
Yang Nurut
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 120 Episodes
Comments