Setelah percakapan menyakitkan melalui sambungan telepon itu, Regan benar-benar menutup kabar dirinya dari Tessa berikut dengan keluarga yang lain. Dia sibuk dan fokus menjalani hidupnya bersama Naura, perempuan yang bisa mengerti dan menghargai kehadirannya.
"Ngomong-ngomong, ada sesuatu yang belum aku ceritain sama kamu, tapi ini udah lama banget."
Regan tengah sibuk menikmati nasi goreng seafood buatan Naura, mendengar istrinya bicara, dia mendongak dengan raut wajah penasaran.
"Apa? Kenapa nggak diceritain?"
"Aku lupa, tapi pas kejadian itu aku emang sengaja nggak langsung cerita. Ragu terus takut soalnya."
"Takut?" Kening Regan mengerut. "Takut kenapa?"
"Takut bikin kamu kepikiran?"
Selain pengertian, Naura juga jadi perempuan yang paling bisa menjaga perasaan Regan. Bahkan dalam hal seperti ini saja dia masih memikirkan dirinya.
"Emang apa?"
"Kamu inget pas kamu pulang, aku ketakutan, dan kita pelukan untuk yang pertama kalinya? Terus Bagas yang tiba-tiba datang ke rumah?" ucap Naura.
Kejadian lawas yang baru sempat Naura ceritakan kepada Regan. Semoga cowok itu tidak marah dan mau melupakannya. Lagi pula, suara ketukan pintu itu tidak muncul lagi sekarang.
Jadi, Naura sudah merasa aman.
Melihat Regan diam saja, Naura menghela napas panjang. "Waktu itu, aku ketakutan karena ada yang ngetuk pintu berkali-kali, dan aku nggak tahu dia siapa. Soalnya pas aku buka pintunya, di luar nggak ada orang sama sekali."
Regan masih ingat jelas momen itu. Di mana ia baru pertama kalinya merawa khawatir yang sangat berlebih, kepada seorang perempuan yang bahkan belum resmi singgah di hatinya.
Dia pulang dengan tergesa-gesa, karena mendapat pesan yang entah dari siapa. Peneror yang belum bisa Regan tahu siapa orangnya sampai sekarang. Damian dan Tegar pun sudah tidak ada kabar mengenai tugas yang sudah Regan kasih ke mereka.
Dan apa yang Regan dengar sekarang cukup mengejutkan. Ternyata bukan dirinya saja yang mendapat gangguan, Naura juga!
"Malam itu?" tanya Regan memastikan.…
Menikah Dengan Berandalan
Bawel
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 120 Episodes
Comments