Melihat Regan yang sudah menyala-nyala seperti itu, Naura dan Melody beranjak dari duduknya. Keduanya saling menatap, dengan raut wajah yang berbeda-beda. Seolah menyampaikan kebingungan yang ada dalam benak masing-masing.
"Lo ngapain dateng ke sini, hah?" Regan kembali mencengkram kerah baju Bagas dengan sekuat tenaga yang dia punya. "Belum cukup obrolan kita di kamar lo waktu itu?"
"Gue nggak mau ngapa-ngapain selain buat ngundang Naura dan lo ke ulang tahun mama besok. Itu doang. Lo ngapain sampai ngamuk kayak gini segala? Kayak bocah!"
Kalau ada penghargaan untuk orang yang pandai mengendalikan diri, mungkin Bagas yang jadi pemenangnya. Sejak tadi cowok itu memang pandai mengelak dengan raut wajah yang dibuat sesantai mungkin. Padahal, lawan bicaranya sudah marah bukan main.
"Kalau lo nggak percaya, tanya aja sama Naura," lanjut Bagas. "Lepasin tangan lo, jangan kayak preman!"
Mendengar ucapan Bagas, semua mata beralih menatap Naura. Termasuk Bagas yang melayangkan tatapan santai namun menusuk bagi cewek itu.
Sedangkan Naura hanya membalas tatapan Regan dengan kerutan di dahi, mencoba menyampaikan apa yang dia rasakan sebenarnya. Mencoba menyampaikan kepada suaminya kalau apa yang dikatakan oleh Bagas itu tidak benar. Ah, bukan tidak benar, melainkan tidak lengkap seperti kenyataannya.
"Bener, Ra? Dia cuman datang buat ngasih tau soal ulang tahun Mama besok?" Regan mengubah mimik wajah dan nada bicaranya kepada Naura. Terdengar lembut dan penuh kasih sayang.
"Bagas emang ngasih tahu soal ulang tahun mama, tapi--" Naura menggantungkan ucapannya.
Bagi sebagian orang, bersikap seperti itu mungkin sangat menjengkelkan. Di mana Naura tidak langsung bicara apa adanya di depan Regan. Sayangnya, yang beranggapan seperti itu tidak akan pernah tahu apa yang sedang Naura rasakan sebenarnya.
Dia panik, takut, dan merasa serba salah. Tidak ingin membuat hubungan keluarga Regan semakin pecah, tapi apa yang dilakukan oleh Bagas juga sangat tidak pantas untuk dibela.
"Kakak lo…
Menikah Dengan Berandalan
Maafin Aku
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 120 Episodes
Comments