"Tolong cariin swimming trunk gue di koper."
Kening Naura seketika mengerut, heran dengan permintaan dari Regan barusan. Cowok itu meminta izin kepada Tessa untuk membawanya dari dapur dan tanpa aba-aba menariknya ke dalam kamar. Dan dia hanya ingin dicarikan pakaian renang?
Yang benar saja.
"Cariin celana renang gue di koper, gue mau renang," ucap Regan sekali lagi, takut kalau Naura tidak mengerti dengan perintahnya. Secara, cewek itu lemotnya sudah gila-gilaan.
"Celana renang?" tanya Naura memastikannya.
Regan berdecak pelan. "Iya, belum ngerti juga? Lemotnya kum--"
"Nggak, maksud aku kamu narik aku ke sini cuman mau nyuruh aku cariin celana renang di koper?" Naura memotong ucapan Regan, mengatakan apa yang membuatnya keheranan.
Dan Regan terlihat mengangguk kecil seolah hal yang dia perintahkan itu benar dan tidak patut untuk dianehkan.
"Iya, cepet cari." Setelah mengatakan itu, Regan berjalan menuju kasur dan mendudukkan tubuhnya di sana. Selang beberapa saat, punggungnya dijatuhkan dan posisinya rebahan dengan kaki yang menggantung di tepi ranjang.
Meski masih tidak habis pikir, Naura tetap berjala menghampiri koper Regan dan dirinya yang masih belum dibuka sejak datang tadi. Ia menggeret koper hijau lumut itu, membawanya ke atas kasur dan membukanya di samping Regan Januar, laki-laki yang makin hari makin aneh menurutnya.
"Nggak apa-apa, nih, aku bongkar bagian bawaan kamu?" tanya Naura.
Satu koper memang diisi untuk berdua, tapi ada masing-masing tempat untuk diisi pakaian mereka. Lebih tepatnya, mereka memiliki bagian sebelah-sebelah.
"Gak, emang kenapa?" Regan menjawab dengan mata yang terpejam.
"Takutnya kamu malu kalau aku liat dalaman kamu."
Oh, shit!
Di antara banyaknya pakaian yang akan Naura lihat di sana, kenapa harus dalaman yang dibahas?
Harusnya, meski melihat hal dalamannya, Naura tetap diam dan bersikap seolah tidak ada apa-apa. Regan jadi menyesal karena sudah memutuskan untuk mencuci pakaian dalamnya sendiri alih-alih ikut dicuci oleh Naura.…
Menikah Dengan Berandalan
Perkara Celana Dalam
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 120 Episodes
Comments
syisya
menerkam tanpa aba" ?
beneran gak tuh aku udah lama lho thor menunggu apakah bakal ada adegan 🍍 nanasnya tp sejauh ini belum terlihat tanda" hihihi
2024-09-14
0