Sebenarnya Naura kebingungan saat Regan mengatakan bahwa setelah makan siang ia harus segera siap-siap dan mereka akan langsung pergi ke Bandara. Memang, apa yang bisa ia siapkan di sini? Tidak ada barang lain selain diri sendiri dan beberapa pakaian. Itu pun tidak tahu harus dibawa atau tidak, mengingat cowok itu tidak memberitahu akan berapa lama mereka di sana.
Ngomong-ngomong soal itu, mereka berangkat sore hari nanti, tidak menutup kemungkinan kalau keduanya akan menginap, kan? Tidak mungkin kalau harus bolak-balik Jakarta Jogja yang jarak tempuhnya saja membutuhkan waktu yang cukup lama.
Naura yang tengah menatap pantulan diri di cermin kamarnya-ah, bukan kamarnya, melainkan kamar yang ia tempati- mengernyitkan keningnya ketika terbesit pemikiran yang kemungkinan memang akan terjadi nantinya.
Menginap?
Di mana?
Di hotel atau di rumah pamannya?
Bersama Regan?
Laki-laki mengerikan itu?
Hanya berdua saja?
Pertanyaan itu terucap di mulut Naura dengan nada pelan juga wajah penuh kebingungan. Astaga... tidak ada jeda, kah, untuk semua ini? Naura ingin istirahat, setidaknya untuk mempersiapkan diri agar bisa melewati situasi-situasi sulit nantinya. Demi apa pun, menatap dan berbicara dengan Regan saja membutuhkan keberanian ekstra bagi Naura, apalagi kalau harus tidur di ruangan yang sama dengannya.
Terlebih... Naura masih takut dengan kejadian mengerikan malam itu. Bagaimana kalau itu terjadi lagi nantinya?
Kembali menghela napas panjang, Naura beralih melihat ponselnya yang tergeletak di kasur. Meraihnya, kemudian membuka beberapa notifikasi di sana. Hanya melihat, tidak sampai membukanya satu persatu. Selain tumpukan pesan dari Melody dan grup-grup kuliahnya, Naura juga melihat adanya pesan dari Bu Nadia dan nomor tanpa nama di sana.
Meski penasaran, Naura tidak membuka pesan itu. Sebab, pesan terakhir yang bisa dilihat hanya sebuah tanda tanya saja. Mungkin orang iseng, atau teman kuliah yang menanyakan bagaimana kabarnya.
Sejak dua hari kemarin, Naura memang jar…
Menikah Dengan Berandalan
Tidur DiRuangan Yang Sama?
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 120 Episodes
Comments
Anto D Cotto
lanjut, crazy up thor
2024-08-19
0