Naura dan Regan sudah sampai di tempat tujuan. Rumah sakit yang lumayan besar di Jakarta. Setelah memarkirkan mobil, keduanya turun dan langsung memasuki rumah sakit itu setelah sebelumnya sempat menghubungi Melody untuk menanyakan nama dan nomor kamar rawat inapnya.
"Temen lo nggak akan macem-macem, kan?"
Di tengah perjalanan menuju kamar Melody, Naura dibuat menoleh oleh laki-laki yang berjalan di sampingnya. Sedikit bingung dengan pertanyaan-pertanyaan cowok itu. "Maksudnya gimana?" tanya Naura heran.
"Maksudnya temen lo nggak akan ngira macem-macem, kan?"
"Iya, macem-macem kayak gimana maksudnya?"
Regan memutar bola matanya, malas karena Naura tidak kunjung mengerti juga dengan maksud ucapannya. Bukannya apa, ini pertemuan pertamanya dengan teman cewek itu. Maksud dari kata macem-macemnya adalah, teman Naura yang mengira kalau dirinya anak tidak baik, atau anak jalanan dan anak-anak semacamnya.
Tolong jangan salah paham, di sini Regan tidak berharap dicap baik, tidak juga membaik-baikan citranya. Hanya saja sedikit berharap kalau temannya Naura memberi tanggapan baik mengenai dirinya.
Mengingat bagaimana penampilannya sekarang, di mana tangan dipenuhi dengan tato, dan gaya pakaian yang terbilang urakan, tidak menutup kemungkinan kalau temannya Naura akan berpikiran yang tidak baik, kan?
Regan sadar, ia juga mengaku kalau dirinya tidak sebaik itu. Namun, setiap orang pasti mengusahakan kesan baik di pertemuan pertama.
"Kenapa nggak jawab?" Naura kembali beetanya ketika Regan malah diam saja.
"Nggak, percuma," jawab Regan.
Kening Naura mengerut dalam. "Percuma?"
"Iya, lo nggak akan ngerti."
Sebodoh dan selemot itu, ya, Naura di mata suaminya? Sampai cowok itu menakutkan hal yang bahkan belum tentu terjadi. Naura belum mendengarnya, tapi dia sudah beranggapan kalau Naura tidak akan pernah mengerti.
Meski membutuhkan waktu yang cukup lama untuk berpikir, sebenarnya Naura juga akan tahu kalau Regan mau memberitahunya.
Menghabiskan waktu beberapa menit, kini keduanya…
Menikah Dengan Berandalan
Dia Siapa?
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 120 Episodes
Comments