Naura tidak menyangka apa yang terjadi sehingga ia jadi terisak seperti ini. Sudah sekuat tenaga ia menahan agar tidak menangis mendengarnya, namun apa yang Naura dengar sekarang benar-benar terlalu menyakitkan.
Apa yang terjadi dalam hidup Regan, ternyata sesakit itu. Dia selalu jadi korban dalam masalah apa pun.
"Ra, aku minta maaf. Kamu marah? Nggak apa-apa, itu wajar."
Suara Regan kembali terdengar dengan suara yang bisa Naura tebak kalau cowok itu juga tengah menangis. Dengan posisi Regan yang membelakanginya, Naura jadi tidak bisa memastikan kebenaran itu.
"Jangan nangis, Ra. Kamu boleh marah, tapi jangan nangis. Nggak tega aku."
Memang, apa yang sebenarnya ada di pikiran Regan sekarang? Dia mengira Naura seperti apa?
Jujur, Naura memang sedikit tidak terima ketika kejadian malam itu terjadi hanya karena Regan mengira kalau dirinya itu Gina, hanya karena Regan melampiaskan amarahnya kepada orang yang bahkan Naura saja tidak tahu siapa orang itu.
Bukannya itu tidak adil? Naura mendapatkan sakit yang luar biasa atas kesalahan yang tidak dia lakukan.
Selain tidak terima, Naura juga merasa cemburu sekaligus takut. Cemburu karena ternyata Regan pernah mencintai perempuan sedalam itu, dan takut kalau ternyata Regan mencintainya hanya karena apa yang ada dalam diri Naura, sama persis dengan apa yang ada dalam diri Gina, kekasih Regan yang berkhianat dulu.
Seperti itu, kan, yang Regan bicarakan tadi? Namun, meski merasakan hal-hal itu, Naura bisa apa sekarang?
Karena semuanya sudah benar-benar terjadi.
"Aku nggak marah." Naura berucap seraya mengusap air matanya.
Menangisi apa yang sudah terjadi dan tidak bisa diubah, sungguh sesuatu yang amat percuma.
"Kamu berhak marah. Nggak apa-apa, aku ngerti." Regan menjawab dengan posisi yang masih sama.
Handuk yang ada di tangan Naura kini sudah beroindah tempat ke kasur, dan tangan Naura yang kini bertengger lembut di kedua sisi bahu Regan.
Hanya bertengger, tidak memberi gerakan apa pun.
"Tapi, aku marah buat apa? Semuanya u…
Menikah Dengan Berandalan
I Lv U
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 120 Episodes
Comments