Mie instan sudah siap, Regan dan Naura sudah duduk di karpet bulu yang ada di lantai. Sengaja, keduanya memilih makan mie instan sambil menonton siaran televisi daripada makan di meja makan.
Harusnya jadi momen yang sangat manis bagi pasangan muda itu, tapi sayangnya tidak seperti yang diharapkan.
"Lo kenapa bengong terus? Mienya gak enak?" tanya Regan.
Percayalah, sudah lima menit berlalu, mie instan milik Regan sudah tinggal sedikit, tapi punya Naura masih seperti belum tersentuh sedikitpun.
"Hah? Enggak, kok," jawab Naura seraya kembali menyuapkan mie instan ke dalam mulutnya.
Meski cuek dan tidak pedulian, Regan tetap bisa menyadari kalau sejak ia datang ke ruang tengah ini, Naura lebih banyak diamnya. Sorot matanya kosong, entah sedang memikirkan apa cewek itu.
"Gue bukan orang bego kali. Kalau ada apa-apa bilang, jangan diem," balas Regan.
Naura membalas dengan anggukkan kecil, meski sebenarnya ia belum yakin untuk menceritakan masalahnya.
Sejak Regan bertanya mengenai mie instan dan kembali ke dapur tadi, Naura mematikan sambungan internet ponselnya lantaran tidak mau membaca pesan dari Damian maupun Melody. Sepertinya hal itu akan berlangsung cukup lama, sebab Naura tidak bisa membayangkan kalau ternyata Melody sudah tahu semuanya.
Namun, bagaimana kalau Melody menghubunginya? Atau ... terus mencarinya?
"Baru juga bilang nggak, sekarang udah bengong lagi." Regan kembali menegur dengan decakkan kecil di bibirnya.
Perempuan selain suka marah-marah, ternyata suka menyembunyikan masalah juga.
"Kalau mienya gak enak bilang, biar gue coba bikin lagi," lanjut Regan. Bahkan ketika ia sudah seperhatian ini kepada Naura, cewek itu masih saja tidak menanggapinya.
Sangat tidak tahu diri.
"Mienya enak."
"Terus kenapa masih segitu? Punya gue aja udah abis."
Naura menunduk, melihat mangkuknya yang memang masih penuh. Merasa tidak enak, ia kembali melanjutkan aktivitas makannya dengan tergesa-gesa.
"Aneh banget, ya, ibu hamil. Gue cuman nanya, lo malah makan buru-buru kayak…
Menikah Dengan Berandalan
Kok Sewot?
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 120 Episodes
Comments