"Ada apa dengan anak kalian? Setelah dia membuat kekacauan, dia mencoba melarikan diri. Aku tidak akan membiarkannya. Berani sekali dia menentang perintahku. Menjadi pengusaha sukses tidak memberikannya hak untuk menentang semua keputusanku."
Prangggg!
Oppa Ade melempar gelas yang ia pegang, mengingat ucapan Alan membuatnya kehilangan selera makan atau minum.
"Sudahlah, pak. Dia itu cucu kita. Ibu yakin anak itu memiliki alasannya sendiri, tidak mungkin dia memutuskan pertunangan yang sudah lama terjalin tanpa alasan." Mendengar ucapan istrinya Oppa Ade mulai sedikit tenang.
Tidak pernah terbayangkan putranya akan memutuskan pertunangannya seperti itu, melihat tingkah kasar putranya membuat bu Nani kesal. Ia sangat kesal sampai kakinya masih terasa berat untuk berjalan, untungnya pak Otis dengan sabar menggendong bu Nani sejak keluar dari Restaurant sampai ia keluar dari mobil
"Sebaiknya mama istirahat saja, lupakan apa yang sudah terjadi. Biarkan Alan melakukan apa yang dia inginkan tanpa harus menyakiti perasaannya." Ucap pak Otis sambil melepas jasnya.
"Pa, ini bukan masalah kecil. Anak nakal itu memutuskan pertunangan yang sudah terikat selama sepuluh tahun. Dan dia melakukan semua itu di depan orang tua Seren, mama masih mengingat wajah datar Alan ketika dia datang sampai dia pergi. Mama sangat kesal Pa... Sampai-sampai bernafaspun terasa sakit." Ucap bu Nani sembari melempar Blezer biru yang ia gunakan kesembarang arah, melihat itu pak Otis tahu istrinya sedang tidak baik-baik saja. Ia memungut Blezer istrinya dan menggantungnya di dalam lemari.
"Alan. Alan. Apa yang sudah kamu lakukan nak...? Papa berharap ini tidak akan menjadi masalah yang serius." Lirih Pak Otis kemudian ia berbaring di samping bu Nani yang mulai terlelap.
...***...
Langit malam ini semakin gelap, gerimis mulai turun membasahi bumi yang gersang. Perlahan namun pasti Hujan semakin deras.
Aku sangat menyukai Hujan. Rasanya aku bisa mencium aroma kebahagian setiap kali ia datang.
Aku tidak t…
Fazila Titipan Dari Surga
Nasihat Kiai Hasan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 117 Episodes
Comments
Sweet Girl
kau akan bertemu anakmu
2023-08-11
0
Adinda ambarsari
Masha Allah untuk merenungi diri sendiri ini , sedih iihh
2023-02-13
0
Ana Hardi
terharu baca nya...,😭😭😭
2022-01-03
0