Sapuan warna coklat dan kuning keemasan mendominasi rumah mewah berlantai dua itu. Dua penjaga terlihat sedang menikmati kopi malamnya sembari berjaga di pos depan, tatapan matanya setajam elang, setiap ada yang datang dan berhenti di depan gerbang mereka segera beranjak untuk bertanya.
Ada yang bisa saya bantu?
Ada keperluan apa?
Anda dari mana?
Akan kami komfirmasi dulu dengan tuan dan nyonya, jika beliau mengizinkan, anda bisa bertemu dengannya! Jika tidak ada izin, saya mohon maaf anda tidak bisa masuk!
Ucapan itu menjadi andalan bagi dua penjaga yang berdiri di balik gerbang besi itu. Tubuh mereka kekar, dan kemampuan bela diripun sudah tidak di ragukan lagi.
"Selamat malam tuan Alan!" Penjaga separuh baya itu menyapaku sambil tersenyum bahagia. Ini pertemuan kedua kami dalam tiga bulan terakhir.
Tidak ada jawaban dariku selain anggukan kepala, dua penjaga yang berdiri disisi kiri dan kanan itu tidak kecewa melihat tingkah dinginku padanya, karena mereka tahu sikap yang ku tunjukan selama kurun waktu yang mereka habiskan di rumah besar selalu sama, tidak menyapa siapa pun yang mencoba bersikap sok perduli denganku.
Lima menit kemudian aku sudah duduk di ruang keluarga, benar saja. Bani dan kedua orang tuanya sedang bersenda gurau dengan Opa Ade, aku kesal dengan pemandangan di depanku. Rasanya aku ingin pergi dan menjauh dari semua kekonyolan yang ada di depanku.
"Tujuan kedatangan kami...."
"Bani ayo kita bicara..." Ucapku cepat memotong ucapan Papa Olivia, rasanya aku sudah tahu ucapan apa yang akan ia keluarkan dari bibirnya selanjutnya.
"Bani? Kau memanggilnya Bani, dan bukan Olivia?" Mama bertanya dengan tatapan heran. Aku hanya bisa menghela nafas kasar mendengar pertanyaan tidak penting dari Mama.
"Tante! Oliv dan Mas Alan sudah saling mengenal sejak dulu, kami satu sekolah. Maksud Oliv saat SMA." Jawab Olivia tanpa melepas senyum dari bibir indahnya.
"Waw... Itu kabar yang sangat menggembirakan!" Sambung Opa Ade di penuhi kebahagiaan.
"Ayo kita bicara,…
Fazila Titipan Dari Surga
Akan Indah Pada Waktunya
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 117 Episodes
Comments
Ana Hardi
prtemukan Alan dan Fatimah thor
2022-01-04
0
mutoharoh
lanjut kak semangat.....
Saling Dukung yah
2021-07-08
1
Sopi Yah
sebenarnya kasian juga 2 mahkluk itu Fatimah dan Alan, semoga segera di pertemukan thor
2021-07-07
3