Aku benar-benar merasakan kesedihan mendalam, wajah wanita yang tidak ku tahu namanya itu masih menari-nari di memori otakku. Nafas ku terasa sesak. Sejak melihat wajah wanita itu aku menjadi tidak waras. Kesedihanku pun mulai tak terkontrol.
Apa yang harus ku lakukan? Sanggupkah aku berdiri di hadapannya? Bagaimana caraku meminta maaf? Dosa ini benar-benar menghancurkan ketenangan jiwaku! Aku mulai bergumam sendiri, semakin lama berada di kamar membuatku semakin sesak. Aku sangat kesal pada diriku sendiri sampai aku tidak sanggup menatap wajahku di cermin.
Tuhan... Jangan bebani aku melebihi batas kesanggupanku! Lirihku lagi dalam keputus asaan. Pelan, aku berjalan keluar meninggalkan kamar yang terasa sangat menyesakkan, menuruni anak tangga sambil berpegangan di setiap sisinya.
Di rumah, aku mulai mempekerjakan enam orang, tiga wanita, dua pria yang bertugas menjaga di post depan, dan satunya lagi bertugas mengurus taman. Setidaknya dengan mempekerjakan mereka aku bisa melihat dan mendengar ada kehidupan lain di rumah sunyi yang ku tempati selama lima tahun ini dalam kesendirian.
"Mbok... Seharusnya mbok nonton Tv saja, untuk sekedar menghilangkan kepenatan! Ada acara bagus di Tv, maksud saya acara baru yang menampilkan anak-anak kecil yang menghafal Qur'an. Saya berharap keluarga saya bisa ikut dalam acara itu! Fazila, nama yang bagus." Ucap seorang Art muda, kira-kira usianya sekitar dua puluh lima tahun.
"Sudahlah, Ras. Mbok tidak suka nonton Tv. Palingan juga mbok ngorok kalau kita ajak nonton." Sambung Art lain yang usianya sama dengan wanita yang di panggil Ras, atau Laras.
Aku menatap ketiga wanita yang berdiri tak jauh dari ku itu dengan kesedihan luar biasa. Aku sedih karena mereka membicarakan bocah
manis itu, mendengar namanya membuatku semakin teringat pada ibunya. Hampir saja air mataku kembali tumpah. Aku sangat mengerti arah pembicaraan mereka. Ujung-ujungnya, mereka pasti akan membicarakan keanggunan ibunya.
"Aku menyukai Fazila, anak itu sanga…
Fazila Titipan Dari Surga
Mencari Kebenaran
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 117 Episodes
Comments
Sweet Girl
semoga kamu mendapatkan maafnya Fatimah
2023-08-12
0
hartatik hartatik
ga sabar mereka berdua ktm
2022-06-11
0
Ana Hardi
nyesek Thor baca nya,buat Fatimah memaaf kan Alan ya Thor,ksihan fazila...😔😔😔
2022-01-04
0