Araf duduk sembari menangkupkan wajah dengan kedua tangannya, sesekali ia menarik nafas panjang kemudian pelan menghembuskan kasar dari bibirnya.
Ia tidak pernah memprediksi, mamanya akan datang menemuinya pada pekan pertamanya berada di pondok sederhananya.
Mama! Empat huruf menjelma menjadi satu kata, terdengar sangat sempurna bila di ucapkan dari bibir siapa saja yang memilikinya.
Mama... Berarti sahabat, semua keluh kesah bisa di sampaikan padanya. Namun tidak bagi Araf, mendengar kata mama ia pasti akan terperanjak, terkejut sampai ia tidak bisa tersenyum jika dekat dengannya.
Araf kamu harus begini. Araf kamu harus begitu. Seolah kata begini dan begitu itu benar-benar musuhnya dalam waktu yang tidak singkat. Meskipun begitu Araf tetaplah seorang putra yang akan mencintai dan menghormati orang tuanya sampai nafas terakhirnya, karena begitulah seharusnya setiap anak bersikap.
Cinta. Kasih sayang. Rasa hormat. Itu hanya sebagian kecil hal yang harus dilakukan setiap anak pada orang tuanya.
Ada apa? Apa kau mulai bosan? Bukankah aku sudah memintamu untuk tidak datang kepedesaan! Dasar payah. Araf tersenyum membaca pesan singkat yang di kirim sahabat terbaiknya.
Aku tidak sepayah itu! Aku sangat bahagia disini. Coba saja datang kemari, ku pastikan kau akan langsung jatuh cinta pada pesona tempat ini dan para gadisnya. Balas Araf.
Apa di kepalamu hanya ada wanita? Kenapa kau selalu menyisipkan wanita dalam setiap percakapan kita...
Tentu saja. Aku ini pecinta wanita, bagaimana mungkin aku bisa jauh dari makhluk indah itu. Beda denganmu, kau hanya memiliki satu wanita. Seren wanita yang beruntung. Balas Araf lagi dalam pesan singkatnya.
Aku sudah memutuskan hubungan dengan wanita itu!
Apa? Ohh... Ya ampun. Bagaimana hal itu bisa terjadi? Bukankah kau sangat mencintainya? Araf bangun dari posisi terlentangnya, ia sangat kaget membaca pesan singkat sahabatnya.
Yaaa... Itu dulu. Baiklah, aku akan menghubungi mu nanti, saat ini aku memiliki banyak pekerjaan.
Araf memoyon…
Fazila Titipan Dari Surga
Curhat
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 117 Episodes
Comments
Yullie Kasih
Lagian kenapa gak kau cari, atau stdknya kau pergi ketempat itu...coba lah terbuka sama keluarga atau sama teman, karena kamu masalahmu tdk akan selesai dengan menangis dan menyesal begitu saja.
2023-01-26
1
Ana Hardi
Alan harus brusaha mencari gadis itu,jng diam saja....🤦🤦🤦
2022-01-04
0
lisnaJambi
cinta segi 3 ni, blm tau tim yg mna
2021-07-21
0