"Apa kau sedang bersedih? Katakan, apa yang membuat playboy kita ini sedih?" Aku meledek sahabat konyolku sambil terkekeh, di luar dia terlihat kuat, aslinya ia sangat cengeng.
"Apa yang bisa ku katakan? Aku hanya bisa bilang tempat ini sangat indah, terutama gadisnya." Ucap seseorang yang paling akrab dengan ku di sebrang sana.
"Dokter tampan! Humoris! Kaya! mudah bergaul! Semua itu ada pada mu, tolong jangan gunakan itu lagi untuk menggaet wanita tak bersalah. Jika karma membalasmu kau akan menangis sendiri tanpa ada yang akan bisa kau lakukan." Ucap ku pelan kemudian menghela nafas kasar.
"Entahlah Alan. Sepertinya saat ini apa yang kau katakan benar-benar terjadi padaku. Aku sendiri tidak ingat berapa bayak wanita yang sudah ku kencani, diantara bayaknya wanita yang ku temui tidak ada yang bisa membuatku sesedih ini." Ucap seorang di sebrang sana lagi.
Aku hanya bisa tersenyum lirih mendengar penuturan sahabat baik ku itu, sepertinya saat ini ia sudah mendapatkan pelajaran penting yang tidak akan pernah bisa ia lupakan seumur hidupnya.
"Araf, apa tante Linda menemuimu?"
"Jangan tanyakan itu Alan! Aku tidak ingin mengingatnya."
"Baiklah, aku tidak akan menayakan itu lagi. Katakan padaku, gadis bodoh mana lagi yang ingin kau dekati? Aku bisa mencium rasa keputus asaanmu." Ucapku sambil pura-pura menebak. Sikap sok tahu ku mulai kumat lagi, dan aku merasa konyol karenanya.
Biasanya aku tidak seperti ini, setiap kali aku bicara pada Araf, aku mulai terbuka padanya, mungkin karena kami berdua berasal dari background keluarga yang berada dan memiliki permasalahan yang sama, Araf lelaki Playboy sementara aku lelaki yang setia pada satu pasangan.
"Dia tidak bodoh Alan, akulah yang bodoh!" Balas Araf dengan nada sedihnya.
"Maksut mu?"
"Maksut ku, wanita itu tidak tertarik padaku. Lebih buruknya lagi dia sudah menikah dan memiliki putri berusia tujuh tahun. Aku benar-benar bodoh, sangat bodoh sampai tidak bisa mengetahui ia masih gadis atau sudah menikah." Jawab Araf putu…
Fazila Titipan Dari Surga
Cinta Yang Kandas
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 117 Episodes
Comments
Sipakyah Sipakyah
pajang sekali cerita tentang pertemuan ya percepatdong tor
2022-01-21
0
Ana Hardi
Alan usaha donk cari Fatimah dan mnta maaf, yah smoga aja di maafkan...😔😔😔
2022-01-04
0
AdeOpie
kenapa Alan ngga berusaha mencari Fatimah orang yang dia ambil kesuciannya
2021-04-28
3