Aku masih duduk bersimpuh di lantai yang dingin. Aku bahkan tidak memperdulikan dinginnya angin malam yang mulai terasa menusuk setiap inci tubuhku.
Jiwa ku meronta. Aku merasa tercekik. Dan air mata sialan ini tidak mau berhenti menetes. Siapa pun yang melihatku dalam kondisi ini akan berpikir aku pemuda yang payah karena menangis seperti perempuan. Terserah orang berpikir apa pun tentang diriku, tidak ada yang tahu bagaimana perasaanku selain diriku sendiri. Aku berharap, semoga tidak ada orang lain yang mengalami derita seperti yang ku alami, dan semoga setiap wanita di luar sana tidak mengalami derita seperti yang di alami ibu dari putri manisku.
Aku pantas dimaki, dan aku tahu aku tidak pantas mendapatkan maaf darinya. Aku berusaha meminta maaf agar aku tidak terlihat seperti pria pecundang di hadapan putri manisku yang sangat berharga, bahkan putri manisku jauh lebih berharga dari nyawaku sekalipun.
Dadaku masih terasa sesak, tangisku semakin pecah. Membayangkan wajah seindah purnama milik wanita saliha yang menjadi ibu dari putriku itu membuatku merinding luar biasa. Apa yang harus ku lakukan? Bahkan kepintaran yang kumiliki sama sekali tidak berguna di hadapan amarahnya.
Alan, apa yang akan kau lakukan sekarang? Tidak akan mudah mendapat maaf darinya. Kau pun mengerti keadaannya, kau tidak pantas mendapatkan maaf. Kau benar-benar tidak pantas mendapat maaf. Aku bergumam sendiri di sela-sela tangisku.
Sementara itu di tempat berbeda, Bu Nani masih tidak bisa menahan kepedihan yang memenuhi rongga dadanya. Mendengar pengakuan menjijikkan dari putra kebanggaannya membuat jiwanya terpukul luar biasa.
"Ma. Makanlah...! Papa akan memyuapi Mama." Ucap Pak Otis sembari membelai puncak kepala istri tercintanya.
"Menurut Papa, apa Mama bisa makan setelah mendengar apa yang Alan katakan? Kenapa Mama tidak tiada saja sebelum melihat semua ini, Pa? Kenapa? Hiks.Hiks." Bu Nani meneteskan air mata lagi. Dan ini untuk kesekian kalinya.
Sungguh, pak Otis pun merasakan hal ya…
Fazila Titipan Dari Surga
Permintaan Bu Nani
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 117 Episodes
Comments
Sweet Girl
sama sedih lho si Alan...
dia di Bebani perasaan bersalah juga selama bertahun tahun.
2023-08-13
0
Firawati Ilham
fatimah manusia tak tau cara bersikap, anaknya hafis alquran tpi mamanya sombong
2022-12-05
0
Ana Hardi
semua akan indah pada waktu nya
2022-01-04
0