Dewasa?
Satu kata yang terkadang membuatku harus berpikir keras. Apa aku boleh melakukan ini? Apa aku boleh melakukan itu? Apa keputusan ini sudah benar? Apa aku melakukan kesalahan? Apa aku bisa membuat semua orang bahagia? Pertanyaan seperti itu selalu saja muncul di benakku, aku tidak tahu apa ini hal konyol atau tidak. Namun, jujur saja, pertanyaan seperti itu selalu mengganggu ku. Seolah aku sedang membatasi diri untuk menjauhi bahagia itu. Bagaimana caraku membahagiakan orang lain jika aku sendiri tidak bisa membahagiakan diriku sendiri? Pura-pura tertawa hahahihihuhu? Omong-kosong.
Aku tahu aku tidak bisa membuat semua orang bahagia, dan aku juga tahu sebaik apa pun usaha ku akan ada orang yang tidak akan menyukaiku. Walau tahu itu, hal yang bisa ku lakukan hanya melakukan yang terbaik semampu yang ku bisa.
"Apa yang Abi pikirkan?"
Suara dan sentuhan Ummi Fazila berhasil mengejutkan ku. Untungnya aku tidak sampai menyakiti wanita saleha itu, karena terkejut hampir saja aku menabraknya.
"Ummi datang secara tiba-tiba, syukurlah Ummi tidak sampai terluka." Ucapku sambil menatap Ummi Fazila dengan tatapan lega.
"Abi hanya berpikir, ternyata selama ini Abi tidak pernah menjalani hidup dengan santai. Bagi Abi, hidup Abi terasa seperti berada di medan perang.
Abi punya banyak Uang. Sayangnya, Abi tidak pernah menikmati hidup ini. Abi merasa cemburu melihat teman-teman Abi menghabiskan uang mereka untuk liburan ketempat yang mereka suka.
Sementara Abi? Hidup Abi berawal di kantor dan berakhir di kamar. Di kantor Abi bekerja seperti orang gila. Dan di rumah? Abi mulai menangis tersedu-sedu. Tanpa Abi sadari delapan tahun Abi berlalu seperti itu.
Sungguh... Abi tidak pernah bermimpi hari seperti ini akan datang dalam hidup Abi. Hari dimana Ummi tersenyum tanpa beban.
Senyuman Ummi, sentuhan Ummi, nasihat Ummi, lantunan ayat-ayat suci Ummi, bahkan suara helaan nafas Ummi. Semua itu membuat Abi bahagia, bahagia luar biasa." Ucapku panjang kali lebar, dan cahaya Rembulan…
Fazila Titipan Dari Surga
Menghadiri Akad Nikah
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 117 Episodes
Comments
Dewi Yusnita
lanjut thor
2022-02-15
0
Nuur Azzahra
araf dan sabina semoga penuh cinta
2022-02-13
1
Teh Ros Teteh Eros
senengnya punya suami seperti Alan,,,
next thor semangat 💪 d lanjut ya,,,,jgn lama2 🤭
2022-02-13
1