Acara wisuda akbar mulai di lakukan ba'da Asar, para tamu undangan dari daerah berbeda pun sudah mulai berdatangan. Beberapa Kiai besar dari Surabaya dan Malang turut di undang untuk memeriahkan acara yang paling di tunggu-tunggu oleh setiap orang tua yang berharap anak mereka hafal Tiga Puluh Juz Al-Qu'ran.
Seorang pemuda dengan setelan jas memasuki tempat acara, dengan senyuman manisnya ia berhasil membius para wanita yang memandang kearahnya. Ia terlihat benar-benar sangat tampan.
Seorang lelaki separuh baya menemaninya namun dengan kesal ia mengusir laki-laki itu untuk segera menjauh dari pandangannya.
Kenapa dia tidak mau pergi dariku? Apa aku terlihat seperti orang menyedihkan yang sedang membutuhkan pengawal di saat yang berbahagia ini? Dasar payah! Gerutu Araf dalam hatinya.
"Hai teman baru?" Araf memanggil seseorang sembari melambaikan tangan.
Merasa dirinya di panggil dua anak gadis menghentikan aktivitas kejar-kejarannya. Mata mereka berdua memandang dengan tatapan tajam kearah sumber suara.
"Apa kau masih mengingatku?"
"Aku tidak mengenal mu." Jawab salah satu anak berbaju gamis ungu.
"Bukan kamu, tapi dia." Tunjuk Araf pada salah satu anak yang masih memandangnya dengan tatapan tajam. Araf merunduk dan mensejajarkan tingginya dengan kedua anak yang berdiri di depannya.
"Apa kau mengenalnya Fazila?"
"Ia. Dia paman dokter." Balas Fazila sembari melepas tangan Lisa kemudian ia melipat kedua lengannya.
"Ummi belum mengizinkan ku untuk berteman dengan paman dokter, Ummi berpikir aku akan mengganggu paman dokter. Untuk sekarang kita belum bisa berteman, tunggu sampai lusa." Jawab Fazila dengan tingkah narsisnya.
Anak-anak ini sangat lucu, entah makanan apa yang di berikan ibunya sampai mereka seimut ini. Aku suka ini! Gumam Araf dalam hatinya.
Ooh tidak. Aku tidak mau menikah, lalu kenapa aku berpikir anak-anak ini lucu. Apa aku sudah siap menjadi ayah? Tidak... Itu konyol. Gumam Araf lagi sembari memandang dua gadis kecil nan menggemaskan yang masih berdiri…
Fazila Titipan Dari Surga
Wisuda Akbar (Part 1)
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 117 Episodes
Comments
Sweet Girl
bwahahahaha
2023-08-11
0
Ana Hardi
araf masa' menyuguhkan hidangan di katain playan,hadeeeh....🤦🤦🤦
2022-01-04
0