"Abi kenapa? Apa yang membuat Abi menangis sepilu ini?" Aku bertanya sambil menghapus tetesan demi tetesan yang terus saja mengalir dari netra teduh Abi Fazila.
Ia masih belum bisa menjawab pertanyaan singkat ku sekuat apa pun aku berusaha bertanya padanya. Tubuhnya masih bergetar, dan ia semakin mengeratkan pelukannya.
"Um-ummi..."
Suara serak Abi Fazila kembali memenuhi indra pendengaran ku. Sungguh, aku benar-benar tidak bisa menebak ada apa dengan dirinya sampai ia merasakan kesedihan yang tidak hanya menyesakkan dadanya, tapi ini juga menyesakkan dada ku.
"Katakan Bi, ada apa?" Aku kembali menanyakan pertanyaan yang sama. Pertanyaan yang tidak ku ingat sudah berapa kali aku menanyakannya.
"Uum-ummi... Wanita itu." Ucapan Abi Fazila tertahan di tenggorokannya. Bahkan lendir yang keluar dari hidungnya mulai mengenai tanganku, sesedih apa dirinya sampai ia tidak bisa bicara? Aku meninggalkannya dan berjalan menuju meja kerjanya. Tidak ada tissu disana, yang ada hanya tumpukan berkas-berkas kantor yang memenuhi setengah meja kerja Abi Fazila.
Karena aku tidak menemukan apa yang ku cari, aku segera kembali pada Abi Fazila dan duduk di depannya.
"Katakan pada Ummi, siapa yang berani mengganggu Abi? Abi tidak perlu menangis seperti ini. Melihat Abi sedih membuat Ummi berada di titik Ummi pikir Ummi akan tiada."
Bukannya menjawab ucapan ku, Abi Fazila malah memeluk ku, dan ini untuk kesekian kalinya. Seandainya Fazila ada disini, akan mudah bagi anak manis itu menghibur Abinya. Sayang sekali, sejak acara pernikahan anak manis itu memilih tinggal di rumah Omanya dengan harapan Ummi dan Abinya akan semakin dekat. Dan lihatlah hasil dari usahanya, kami tidak hanya dekat, kami bahkan berbagi suka dan duka. Aku tidak pernah salah saat mengatakan putri saliha ku Meyda Noviana Fazila adalah titipan dari Surga.
Huhhhhhh!
Setengah jam berlalu, dan sekarang aku bisa menghembuskan nafas lega. Abi Fazila tidak menangis lagi, dan saat ini ia meletakkan kepalanya di pangkuan ku. Aku…
Fazila Titipan Dari Surga
Di Penuhi Cinta (Alan&Fatimah)
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 117 Episodes
Comments
Sweet Girl
tangisan membawa berkah
2023-08-24
0
Ana Hardi
mantaaap Thor, lnjutkan
2022-01-05
0
🌼stfaiza
readers juga dipenuhi cinta baca part ini🥰🥰🥰
makasih Thor 😉😉😉
2022-01-03
0