Malam terasa sangat singkat bagi pujangga yang mengagungkan cinta. Tidak ada yang nampak di depan mata selain gelora yang terasa semakin menggebu-gebu.
Cinta!
Satu kata itu berhasil memenuhi ragaku. Apa yang akan terjadi jika cinta sebesar ini tidak mendapat balasan dan perlakuan yang sama dari seseorang yang telah berhasil mencuri setiap malamku?
Bahkan memeluknya masih terasa bagai mimpi! Apakah mimpi indah ini nyata? Jawabannya tentu saja, iya. Semua ini nyata. Walau aku masih tidak percaya namun itulah kebenarannya. Setiap kali aku selalu melangitkan doa-doa. Semoga bahagia ini tidak akan pernah berakhir sepanjang hidupku. Bahkan Rembulan pun seolah mengatakan 'Tuhanmu mendengar segala pintamu, kau akan selalu melangkah bersama wanita yang saat ini berada dalam pelukanmu. Tak perlu lagi merasa sedih ataupun risau'
Bukankah aku sangat konyol? Aku bahkan sok pintar mengartikan cahaya indah sang Rembulan.
"Kenapa Abi diam? Apa Abi merisaukan hal lain? Katakan pada Ummi, walau Ummi tidak sepintar Abi, Insya Allah Ummi bisa meringankan sedikit beban Abi."
"Abi tidak merisaukan apa pun, Abi hanya berusaha menikmati indahnya malam ini.
Cahaya Rembulan dan angin malam. Semua ini terasa sangat, sangat menenangkan. Abi tidak tahu harus berkata apa, karena itulah Abi diam. Dan yang lebih menguntungkannya lagi, Abi di temani oleh wanita tercantik di dunia." Ucapku sambil mengeratkan pelukanku di tubuh ramping Ummi Fazila.
"Ummi tidak perlu mengatakan Abi lebay. Karena Abi bukan pria yang akan mengumbar ucapan konyolnya pada sembarang wanita." Sambungku lagi sebelum Ummi Fazila membalas ucapanku, aku tahu saat ini Ummi Fazila pasti sedang tersenyum penuh kemenangan. Sayang sekali aku tidak bisa melihat wajah cantiknya karena wajah itu masih tenggelam di dada bidangku. Haruskah aku mengeluh? Jawabannya tentu saja tidak, karena pelukan Ummi Fazila selalu saja menenangkan ku dan menghangatkan jiwaku.
"Kata siapa Ummi akan mengatakan Abi lebay, yang benar itu Abi sangat, sangat,…
Fazila Titipan Dari Surga
Rayuan Malam (Alan&Fatimah)
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 117 Episodes
Comments
Anonim
very nice closing thor....
2023-06-29
0
AdeOpie
yah .....ngga ketemu Fazil dan keluarga lagi
2022-02-24
0
Nuur Azzahra
happy anding. terimakasih kak author atas karyanya yang keren ini. semoga sukses selalu dan bisa melagirkan karya2 yang keren👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍
2022-02-24
1