Pesta malam ini berakhir dengan baik, dan semua irang pun terlihat bahagia, maka iti sudah cukup. Aku sudah pulang sejak setengah jam yang lalu. Putri manis ku, Meyda Noviana Fazila lebih memilih pulang bersama tante Sabina-nya. Entah kenapa anak manis itu begitu terikat dengan Sabina, ia bahkan sampai menolak pulang bersama ku dan pulang ke rumah Opa-nya.
Prok.Prok.Prok.
Aku menekpuk tempat tidur, mencoba memberikan isyarat agar Ummi Fazila duduk di dekat ku. Dan untungnya, ia tidak membantah.
Aku merangkul Ummi Fazila dan menenggelamkan kepala ku di pundaknya. Aku suka aroma lembut yang menguar dari tubuhnya. Dan aku pun sangat menyukai aroma buah yang bersumber dari rambut hitam nan panjang miliknya.
"Abi tidak mengantuk?"
"Tidak!" Balas ku singkat sambil mengeratkan rangkulan ku di tubuh harum Ummi Fazila.
"Apa Abi boleh bertanya?"
"Tanyakan apa pun yang Abi inginkan."
"Dulu...!" Ucapan ku tertahan di tenggorokan ku, rasanya aku tidak bisa melanjutkan pertanyaan ku. Walau sudah mendapatkan maaf dari Ummi Fazila tetap saja rasanya masih sangat menyakitkan saat aku ingin menanyakan masa kecil putri berharga ku.
"Fazila kecil anak yang sangat pengertian, dia tidak pernah meminta di belikan apa pun karena dia tahu Umminya hanya bisa memberinya makan.
Fazila kecil lebih memilih menghabiskan waktunya untuk muraja'ah dari pada sekedar bermain dengan teman-temannya, karena dia tahu dengan jelas cita-citanya ingin memberi Ummi dan Abinya mahkota di Surga."
Aku bahkan belum menanyakan apa pun, namun Ummi fazila sudah bisa membaca jalan pikiran ku. Dada ku tiba-tiba terasa sesak. Cita-cita putri manis ku sangat mulia. Dia ingin memberikan Ummi dan Abinya Mahkota di Surga. Dan aku? Aku tidak memiliki peran apa pun dalam kehidupannya sampai ia bisa menghafal tiga puluh Zuj Al-Qur'an di usia belia. Hal ini membuat air mata ku kembali menetes deras.
"Jangan bergerak."
Aku semakin mengeratkan tangan ku yang masih melingkar di pinggang ramping Ummi Fazila. Aku tidak ingin ia ber…
Fazila Titipan Dari Surga
Membuat Rencana
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 117 Episodes
Comments
Ana Hardi
Rian kok kamu baik banget sih, so sweet deh...😍😍😍
2022-01-16
0