Waktu baru saja menunjukan pukul 19.30 WIB namun rumah megah berlantai dua itu tidak pernah sepi oleh sanak saudara yang mulai berdatangan sejak pagi, dan puncaknya akan di adakan malam ini.
Alunan merdu musik mulai memenuhi seluruh rumah megah itu. Bahkan semua orang terlihat sangat bahagia. Di sudut berdiri Araf sambil memegang minuman bersoda. Tidak ada sepatah kata pun yang keluar dari bibirnya, wajah tampannya terlihat biasa-biasa saja padahal pesta ini di adakan khusus hanya untuk menyambut kepulangannya.
"Aku akan makan sepuasnya. Tidak akan ada yang melarang ku, diet ini benar-benar menyiksa ku. Lemak di perut? Terserah kalian saja, aku tidak perduli." Ujar gadis anggun yang saat ini sedang memilih makanan yang berhasil menggugah selera makannya.
Araf masih berdiri mematung sambil mendengar gadis itu bicara, menurutnya aneh saja gadis seanggun dirinya bicara sendiri.
"Bismillahirrahmanirrahim." Setelah berdoa Gadis anggun itu mulai memasukkan kue kedalam mulutnya. Baru saja mulai mengunyah ia di kejutkan oleh sosok menyebalkan yang tiba-tiba muncul di depannya.
Uhuk.Uhuk.Uhuk.
"A-i-r." Ucap gadis itu putus asa.
Sedetik kemudian Araf menyodorkan minuman bersoda yang ada di tangan kanannya, ia benar-benar merasa bersalah, karena kecerobohannya gadis aneh yang selalu di ledeknya tersedak sangat parah.
"Ma-maaffff!" Araf berucap sambil menjewer telinga. Tatapan tajam gadis anggun yang berdiri di depannya menembus lubuk hati terdalamnya. Araf tahu kali ini dia tidak akan selamat dari amarahnya.
"Mas Araf.... Iiiiihhhhh!" Gadis anggun yang berdiri di depan Araf meremas jemarinya karena jengkel.
"Usia mu sudah menginjak dua puluh tiga tahun, tapi kau masih saja bertingkah seperti anak kecil. Bayangkan, apa yang akan di pikirkan orang lain jika mereka mendengar gadis aneh sepertimu bicara sendiri." Celoteh Araf sambil berusaha menahan tawa.
"Mas araf, aku tahu aku ada dimana. Aku juga masih waras. Lebih baik Mas Araf pergi dari hadapan ku, biarkan aku sendiri. Dan…
Fazila Titipan Dari Surga
Pesta
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 117 Episodes
Comments
Yulia Orif
Ruan bodyguard apakah kekasihnya Seren? kalau iya - mudah2an double F bisa menularkan kebaikan kpd Ruan
2022-05-26
0
Ana Hardi
seren emang pantas di gtuin,hanya tmparan tdk sberapa klu bisa msukkin kandang singa...😄😄😄🤭🤭
2022-01-11
0
Ledy mardi
gpp sering2 aja d tampar ya ummi biar mulut nya bsa bicara dg sopan
2022-01-09
0