Dua puluh empat jam belum berlalu sejak putri cantikku di oprasi, dan benar saja putri Shaliha ku itu mulai bangun dari tidur panjangnya. Saat dokter mengatakan dia akan memantau Fazila, maka sejak itu pula kami tidak bisa melihat wajah cantiknya. kami tidak di izinkan menemuinya, hanya dokter dan perawat yang sudah di berikan tanggung jawab saja yang bisa keluar masuk ruangannya.
Opa Ade yang terus merengek di depan Papa Araf agar di izinkan masuk pun tidak bisa mendapatkan izin sekeras apa pun usahanya. Hanya Araf dan dokter senior itu saja yang bisa masuk, dan di saat seperti ini aku berharap aku bisa berlari dan mencium kening putri berharga ku. Aku ingin melihatnya, dan aku sangat merindukannya.
"Kau dimana? Cepatlah. Putrimu sudah sadar dan dia mencari Umminya." Suara bahagia Papa di sebrang sana membuat ku tersenyum lebar. Aku melakukan sujut syukur sambil meneteskan air mata. Sayup-sayup aku masih mendengar suara tasbih Ummi Fazila, suaranya masih terdengar sama. Suara itu bergetar, aku yakin air matanya tak berhenti menetes sejak dia duduk bersimpuh di hadapan Allah.
Ini benar-benar karunia luar biasa, bagaimana caraku membalas kebaikan Allah yang telah memberikan kesempatan untuk putriku? Kesempatan untuk menghirup udara lagi.
"Ummiiiii...." Aku berjalan pelan, kemudian duduk di depan Ummi Fazila sambil menggenggam jemari lentiknya. Untungnya hanya ada kami berdua di dalam musalla ini.
"Putri kita, Fazila. Dia sudah sadarrrrrrr!" Ucap ku pelan dengan suara nyaris tak terdengar.
"Ya... Putri kita sudah sadar." Ucapku lagi, kali ini penuh semangat, senyuman di wajahku menjelaskan betapa bahagianya diriku. Bahagia yang tidak bisa ku ungkapkan dengan sekedar kata-kata.
Tidak ada balasan dari Ummi Fazila selain senyum bahagianya, ia memelukku erat, sangat erat sampai aku bisa merasakan degup jantungnya. Sedetik kemudian dia mulai menangis, tangisannya pecah. Seolah ia kehilangan sesuatu kemudian dia menemukan kembali hal yang berharga dalam hidupnya.
"Ke-kenapa…
Fazila Titipan Dari Surga
Cinta Pertama
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 117 Episodes
Comments
hartatik hartatik
masukin kepenjr seren biar kapokkk
2022-06-11
0
Agus Sulistina
Hukum Seren yg seberat2nya...semoga Fazila cpt sembuh...Lanjut 👍
2022-01-24
0
Hartuti Aries
next
2022-01-23
0