"Besok Fazila akan tampil, dan ini akan menjadi penampilan terakhirnya.
Sejujurnya, aku sangat sedih. Bagiku satu bulan ini berjalan sangat cepat. Ummi Fazila dan Fazila akan kembali kekota Malang, aku merasa separuh jiwaku akan menghilang."
Aku duduk dalam diam. Ucapanku terkatup dibibir. Rasanya aku ingin mengatakan banyak hal, sayangnya ucapan itu benar-benar tidak mau keluar. Aku bahkan tidak sanggup menatap wajah tampannya.
Fatimah... Kau dalam masalah besar! Aku bergumam sendiri. Sementara kepalaku? Jangan tanya lagi, aku masih merunduk dalam diam. Sekujur tubuhku terasa panas dingin, antara takut dan was-was. Sepertinya hanya itu yang kurasakan. Dan disaat seperti ini, aku berpikir putriku, Meyda Noviana Fazila segera datang kemudian kami berdua akan meninggalkan tempat ini.
Kemana anak itu pergi? Haruskah dia meninggalkan kami seperti ini? Aku bertanya pada diriku sendiri, pertanyaan yang tidak akan ku temukan jawabannya jika aku hanya duduk diam tanpa melakukan apa-apa.
"Ba-bagaimana kabar Ummi Fazila?"
Mendengar pertanyaannya kepalaku yang tadinya tertunduk kini terangkat dengan sempurna, untuk sesaat aku menatap matanya. Dua menit yang lalu dia menanyakan pertanyaan yang sama, dan sekarang dia pun mengulangi pertanyaannya.
Apa dia gugup? Segugup apa dirinya sampai ia terus saja mengulangi pertanyaan yang sama. Dan lihatlah jemari lentiknya, jemarinya tak bisa diam. Yahhh... Aku pikir dia memang benar-benar merasakan gugup.
"Kabar saya baik. Anda tidak perlu gugup. Sejujurnya, kemarin saya masih marah pada anda. Tapi, sekarang tidak lagi.
Sekarang... Saya sudah bisa menerima Takdir yang Allah gariskan untuk saya. Allah menguji hambanya bukan karena dia menghinakannya, melainkan untuk mengetahui sanggupkah hamba itu bertahan dan bersabar dalam Iman dan Taqwa. Dan saya rasa, sekarang saya lebih bijaksana. Bukan karena saya memiliki segalanya, itu karena Allah telah memberikan kekuatan sehingga saya bisa bertahan dalam kondisi buruk sekalipun." Ucapku sambil…
Fazila Titipan Dari Surga
Hanya Mimpi? (Araf)
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 117 Episodes
Comments
Sweet Girl
ikhlas kan Alan sama Fatimah, karena sudah ada Fazila.
kamu sudah dipersiapkan buat Ikhlama.
2023-08-14
0
Sweet Girl
Ndak ngaca apa... yg murahan itu siapa?
maling teriak maling.
2023-08-14
0
Sweet Girl
ngaca Ren...
sebelum menyakiti orang lain yg Ndak bersalah.
2023-08-14
0