Mobil yang di kendarai Abi Fazila meluncur dengan cepat, menembus jalanan yang lumayan legang. Biasanya di jam seperti ini aku terjebak di jalanan, terjebak dalam kemacetan panjang, dan tentu saja setiap kali hal itu terjadi membuatku selalu menghela nafas kasar.
Selama dalam perjalanan, tak ada sepatah kata pun yang keluar dari bibir kami berdua. Kami hanya duduk diam sambil fokus pada pikiran masing-masing. Aku sengaja membuka kaca agar bisa menghirup udara segar, berharap kecanggungan ini akan menghilang seiring belaian angin malam yang terasa sangat menyejukkan.
"Apa kita bisa bicara sebentar? Ada hal penting yang ingin ku tanyakan! Aku tidak tahu apa ini penting atau tidak bagi anda. Tapi bagiku, ini sangat, sangat, sangat penting. Aku tidak ingin bahagia di atas penderitaan wanita lain." Ucapku sambil menatap kearah depan.
Aku benar-benar tidak tahu apa yang di pikirkan Abi Fazila setelah mendengar penuturan singkat ku. Ia bahkan sampai menghentikan mobilnya tepat di depan bangunan megah, di depannya ada dua penjaga yang sedang bertugas. Aku tidak tahu kami berada dimana.
Samar-samar aku mendengar Abi Fazila sedang bicara dengan kedua pria berbadan kekar itu sambil memamerkan senyuman menawan miliknya, senyuman yang untuk pertama kalinya aku berani melihatnya secara diam-diam. Apa dia juga selalu tersenyum seperti itu di depan wanita angkuh itu? Entahlah, aku sendiri tidak tahu itu.
"Tanyakan apa pun yang ingin Ummi Fazila tanyakan. Aku tahu dengan jelas saat ini Ummi Fazila sedang memikirkan sesuatu, dan hal itu pasti bukan hal yang baik. Apa aku salah?" Ucap Abi Fazila memecah keheningan setelah kami berada di ruang bertuliskan VVIV.
Untuk sesaat aku terdiam sambil menatap wajah rupawan milik Abi Fazila.
"Yahhh... Itu benar. Aku punya pertanyaan dan aku butuh jawaban. Jawaban Abi Fazila akan menentukan akan seperti apa perjalanan kita selanjutnya.
Beberapa jam yang lalu, aku bertemu dengan seorang wanita anggun. Ia memiliki kecantikan sempurna, kecantikan…
Fazila Titipan Dari Surga
Dari Hati Ke Hati (Part2)
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 117 Episodes
Comments
Ana Hardi
😭😭😍😍😍😍🥰
2022-01-05
0
Agus Sulistina
Up nya setiap hari thor...lanjuttt
2021-11-30
0
Siti Mahmunah
merinding baca novel ini....
2021-11-30
0