"Bukankah aku sudah bilang, kau tidak akan betah tinggal di rumah dinasku?" Araf membuka suara begitu melihat ku sedang mengipas wajah dengan koran yang tersimpan di atas nakas.
Tanpa membalas ucapan Araf, aku langsung beranjak menuju ruang tamu yang terletak sepuluh langkah dari kamar tempat ku berbaring, aku tidak kuat dengan hawa panas, karena itulah aku berbaring di kamar Araf tak lebih dari lima menit saja.
"Sebaiknya, Bobby mengantarmu kehotel! Aku sudah terbiasa tinggal dirumah ini! Entah itu hawa dingin atau panas tidak berpengaruh lagi bagiku! Kau berbeda, kau tidak akan kuat dengan hawa panas yang akhir-akhir ini membuatku merasa sesak." Sambung Araf lagi.
"Tidak perlu. Aku bisa beradaptasi di manapun aku berada. Bahkan jika aku terjebak di kandang Singa sekalipun, aku pasti bisa mengalahkannya. Dan ini? Ini hanya masalah cuaca saja, bukan masalah besar."
Araf menyebikkan bibirnya mendengar ucapan menyakinkanku. Ia masih tidak percaya dengan penuturanku. Dan aku pun belum yakin dengan keputusanku.
Sejak kecil aku selalu ingin mencoba suasana baru, tinggal di pegunungan selama berbulan-bulan. Atau sekedar keliling Nusantara mencari ketenangan yang jarang kurasakan. Nampaknya itu sangat sulit dalam kehidupanku yang di penuhi liku-liku terjal yang melelahkan.
Cinta, kasih sayang, bahagia, semua itu hanya omong kosong dalam kehidupan ku yang terlihat sempurna, namun sebenarnya penuh dengan derita.
Aku tidak tahu kapan terakhir kali aku merasakan bahagia, aku juga sudah lupa kapan terakhir kali aku tertawa lepas, atau sekedar tersenyum tanpa beban.
Penderitaan yang hampir membuat nafas ku sesak masih bisa ku tahan tanpa keluhan, lalu bagaimana mungkin aku akan mengeluh hanya karena cuaca panas. Setidaknya dikota asing ini masih ada Araf yang akan jadi temanku berbagi kisah sedih.
"Jika kau mau istirahat, istirahat saja. Malam ini kita akan berkunjung ketempat sederhana namun penuh dengan bahagia. Kau akan melupakan deritamu ditempat itu." Ucap Araf membuyarkan…
Fazila Titipan Dari Surga
Kunjungan Ke Pesantren (Alan)
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 117 Episodes
Comments
Ana Hardi
smoga Alan sgera brtemu Fatimah dan fazila
2022-01-04
0
Yeny Putry
kelamaan up pembaca jd lupa alur ceritanya thor
2021-06-16
2
Sopi Yah
up' nya jangan terlalu lama Thor biar pembaca ngga bosen nunggu, coba ajah author sering up di jamin para pembaca akan datang di cerita author ini, karna setiap para pembaca pasti liat dulu di episodenya di situ kan ada tgl, bln dan thn dari situ keliatan antara jarang up atau ngga nya dan para pembaca bisa mikir buat baca kalau jarak up terlalu lama di kira ngga niat bikin cerita
2021-06-15
1