Seminggu berlalu sejak peristiwa tamparan yang ku lakukan pada dokter Araf.
Pria tampan itu, ia benar-benar menepati janjinya. Ia tidak pernah lagi menemui putriku, bahkan jika kami berpapasan di jalan setapak yang kami lewati ia pura-pura menoleh kearah lain hanya untuk menghindariku.
"Ummi, apa Fazila boleh berteman dengan paman dokter? Dia orang yang baik." Rengek Fazila untuk kesekian kalinya, kali ini ia merengek sambil menarik gamis ku.
"Jangan ganggu Ummi, sayang. Saat ini Ummi sedang sibuk." Balas ku sambil menjahit pakaian pesanan Nyai Latifah.
Fazila terlihat menyebikkan bibirnya sambil berjalan meninggalkan ku.
Sejujurnya aku merasa kasihan pada putriku, aku benar-benar tidak mengerti, kenapa anak itu sangat menyanyangi dokter Araf padahal mereka berteman tidak lebih dari tiga bulan, waktu singkat yang dokter Araf habiskan ternyata sangat berkesan di hati Fazila.
"Kau boleh berteman dengannya." Ucap ku pelan sambil memandang punggung Fazila.
"Assahhh... Benarkan?" Fazila kembali kearahku sambil menyeret kakinya penuh perjuangan. Maklum saja, sejak kejadian dengan bu Yati, putri manisku itu belum bisa berjalan normal. Dokter Araf memberitahukan kaki Fazila akan kembali normal setelah satu bulan.
"Pelan-pelan, nak. Kau tidak boleh lari!"
Fazila terlihat salah tingkah, ia menggaruk kepalanya yang tidak gatal. Mendapat izin dari ku agar bisa berteman dengan dokter Araf membuat anak manis itu sangat bahagia sampai-sampai ia lupa kalau kakinya belum sepenuhnya sembuh.
"Ummi beneran ngizinin Fazila berteman dengan paman dokter?" Fazila kembali bertanya, raut wajahnya mencerminkan kebahagian.
Tidak ada jawaban dariku, hanya anggukan kecil sembari memamerkan senyum tipis untuk meyakinkan putriku.
"Fazila rindu pengen ketemu paman dokter!" Renggek Fazila lagi seperti bayi besar yang manja.
"Apa yang akan kau lakukan jika bertemu dengannya? Ini sudah siang, sayang. Paman dokter pasti sibuk di klinik." Balasku sambil menghentikan pekerjaanku.
Fazila merunduk, matanya…
Fazila Titipan Dari Surga
Berdamai
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 117 Episodes
Comments
UPUK BARAT
wanitanya jngn terlalu lemah
2022-06-07
0
Ana Hardi
Alan lmbaaan...🙄🙄🙄
2022-01-04
0
Andi Fitri
lama banget thor alan ketemy fatima araf semakin mengharap sm fatima
2021-10-17
0