Aaaaaaaaaa!
Satu teriakan keras yang bersumber dari halaman depan rumah membuat dadaku berdebar sangat kencang. Jantung ku rasanya akan loncat keluar. Itu suara Ummi Fazila. Yaaa... Itu benar-benar suaranya.
Mama, Papa, Oma Ochi dan Opa Ade, kami semua saling menatap dengan kekhawatiran yang sama. Tanpa berpikir panjang kami langsung berlari menuju halaman depan.
Duarrrrrr!
Bagai di sambar petir di siang bolong, aku tidak bisa menggerakkan sekujur tubuhku. Netraku mengunci pada satu titik. Darah berceceran di lantai.
Aaaaaaaaaa!
Mama berteriak sambil menutup kedua telinga dengan tangannya. Sementara Papa dan Opa Ade berlari kearah Ummi Fazila dan memegang tubuh lemah putri manis ku, Meyda Noviana Fazila. Suara deru nafas mereka terdengar seperti orang yang kelelahan karena berlari melebihi seratus putaran.
"Ada apa dengan putri ku? Siapa yang berani melakukan ini padanya?" Aku berteriak dengan sekuat tenaga. Ummi Fazila masih terkejut, ia bahkan tidak bisa bicara sepatah kata pun.
Tanpa berpikir panjang aku langsung menggendong Fazila, berlari menuju mobil dan entah bagaimana caranya aku harus segera sampai di rumah sakit. Rasanya bukan putri berhargaku yang tertembak, aku benar-benar merasakan jantungku yang di tembak berkali-kali. Kesedihan ini rasanya berlipat ganda dan lebih menyakitkan.
Kenapa yang Kuasa memberikan bahagia padaku jika dia akan mengambilnya seperti ini? Apa yang ku katakan? Kenapa aku menyalahkan yang Kuasa, padahal aku tahu semua yang terjadi atas kehendaknya. Aku bergumam di dalam hati sambil menahan deritaku.
"Mam... Tolong jaga Ummi Fazila. Alan harus membawa cucu Mama ke-rumah sakit." Celoteh ku sambil memasang sabuk pengaman. Sabuk pengaman sialan ini tidak bisa di pasang, aku tidak bisa memasangnya karena tubuhku masih bergetar hebat.
"Biar Papa yang menyetir, nak." Ujar Papa sambil menarik lengan ku. Di kursi penumpang putri manisku masih tidak sadarkan diri. Aku segera bergegas kebelakang dan memangku kepalanya.
"Sa-sayang, bangunnnnn!…
Fazila Titipan Dari Surga
Rumah Sakit
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 117 Episodes
Comments
Ana Hardi
😭😭😭😭😭😭😭😭
2022-07-27
0
Hayu Ayuk
ga seru ga ada Fazila....
2022-01-22
0
lisnaJambi
firasatku tidak enak thorr,, soalny fazila seperti mengatakan kata kata perpisahan sbelum dia tertembak😭😭😭
2022-01-22
0