Sri kembali masuk kamar setelah kepergian majikanya itu, dia belum tau apa pekerjaan Cik Nur, dan selama dia sampai belum sekalipun dia melihat suami dari Cik Nur, hanya ada dia, Embara, Key anaknya dan Cik Nur.
Bibi yang biasa masak juga sampai sekarang masih belum keliatan.
Dia kembali merebahkan badannya, bukan capek fisik yang membuatnya lelah, tapi batin yang tersiksa membuatnya tidak ada gairah.
Ada sepuluh panggilan di sana, dan tiga pesan dari nomor yang sama yaitu Bang sayid.
pesan pertama:
I**ngat kamu Sri, jangan macam-macam disana! Kamu masih istriku dan segera kirim uang.
pesan kedua:
Kalau aku telpon angkat Sri!
pesan ketiga:
Jangan harap bisa ketemu Rizki kalau kamu masih mengacuhkanku!
Aku sudah lelah, dan lebih memilih mengabaikan semua panggilan dan pesan Bang Sayid, percuma diledenin juga, malah menambah sakit hati dan pendeeritaanku. Dia tak pernah sedikitpun perduli dengan keadaanku disini seperti apa? yang ada di otaknya hanya duit.
setelah terlelap sejenak Sri kembali keluar kamar, dan ketika melewati dapur dia berpapasan dengan wanita paruh baya, sepertinya usia beliau tidak beda jauh dengan ibunya. Perempuan itu memiliki perawakan yang sama juga dengan Ibunya.
Sebelum Sri menyapa, Ibu itu malah duluan menyapa Sri yang masih tertegun karna merasa sosok yang ada dihadapanya persis dengan Ibu yang hampir dua tahun tak dijumpainya.
"Sape ye?"
"Saya Sri orang yang akan merawat tuan Embara, Bu."
"Walahhh, dari indo juga ya nduk, kenalin Ibu Titi dari jawa tengah."
Langsing aku sambut ukuran tangannya, serasa tangan Ibuku yang kirain sekarang.
"Salam kenal juga Bu."
"Sudah makan belum?"
"sudah Bu,"
"Kalau perlu apa-apa bilang Ibu ya, kita disini nantinya pasti cuman bertiga saja, Cik Nur jarang di rumah."
"Iya Bu,"
"Ingat jangan sungkan, kalau ada apa-apa bilang Ibu ya,"
"Iya Bu,"
"Haduuhhh kamu tuh lugu banget Sri, mukamu gak pantes jadi perawat Tuan Embara, pantasnya kamu jadi Istrinya. Udah hampir enam orang yang jadi perawat Tuan Embara, tapi…
BANYAK ISTRI BANYAK REZEKI
BIBR10
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 112 Episodes
Comments