"Itu anak tertua keluarga kami Nduk,"
Seolah bisa membaca apa yang di fikirkan Sri.
"Semuanya Bu?"
Sri menatap dua foto anak kecil yang berada di pigura yang berbeda.
"Iya, tapi beda ayah."
"Dimana mereka sekarang?"
Sri masih berusaha mengingat dengan keras sosok anak kecil yang menurutnya tidak asing.
"Ehm!"
Si Ibu pemilik warung seolah enggan menjawab pertanyaan Sri.
"Oh maaf Bu, saya merasa tidak asing dengan foto anak ini, pernah melihatnya di suatu tempat tapi saya lupa tepatnya di mana."
Menunjuk foto hitam putih anak kecil yang berbadan gemuk, sementara foto anak kecil satunya yang berwajah tampan, berkulit putih bersih sudah berwarna.
"Apa Nduk? kamu pernah lihat foto ini? di mana? kapan? cepat kasih tau Ibu Nduk!"
Seolah mendengar mendapatkan dana bantuan, ibu pemilik warung langsung berubah ceria dan sangat antusias menunggu jawaban dari Sri.
"Sebentar Bu, saya lupa."
"Alif hilang ketika masih kecil, waktu itu ibu sedang bekerja, suami pertama ibu yang menjaganya. Karena kebetulan yang bekerja saat itu hanya Ibu, suami tidak mau bekerja, setiap hari dia hanya main judi dan kumpul-kumpul di warung kopi. Hingga suatu hari saat Ibu pulang kerja, suami Ibu yang pertama memberi tahu kalau putra kesayangan kami hilang dari siang, meskipun sudah dicari ke mana-mana tapi tetap saja belum di temukan.
Kami saling menyalahkan, dan Ibu sedikit terguncang jiwanya, hingga akhirnya memutuskan pergi tanpa jejak.
"Dan meninggalkan suami pertama Ibu, karena tidak tahan dengan sikapnya yang kasar dan pemalas juga sering menyalahkan kepergian anak kami."
"Siapa nama suami Ibu yang pertama? Kalau boleh tau."
"Wicaksono,"
Sri terperanjat, meskipun sering mendengar nama Wicaksono di televisi tapi mendengar nama itu di sebut lirih oleh Ibu pemilik warung membuat dadanya berdegup kencang.
Dia tidak penyangka ternyata orang yang ada di hadapanya pernah mebangun bahtera rumah tangga dengan Wicaksono orang nomor satu di kota Y.
Rasa penasarannya makin menjadi.
"Wicaksono?"
"Iya, ap…
BANYAK ISTRI BANYAK REZEKI
BIBR103
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 112 Episodes
Comments