Berita bahagia itu terasa menyedihkan bagi Sri, kepulangannya sudah ditentukan besok siang, tiket pesawat telah dipesan Embara. Setelah dia memutuskan untuk melupakan dendam kepada Bang Sayid dan berniat melanjutkan hidupnya di negeri jiran ini, justru harus kembali pulang ke negara asalnya karena musibah yang tidak dia harapkan.
"Kenapa sedih Sri? kamu gak suka pulang ke Indonesia?"
Bu Titi seolah tau apa yang sedang Sri pikirkan.
"Iya Bu, Aku bingung harus pulang ke mana? ke rumah Bang Sayid jelas tidak mungkin,"
Jawab Sri lirih.
"Pulang ke rumah orang tuamu saja, tenangkan pikiran dulu di sana, setelah merasa tenang dan jernih baru temui suamimu. Selesaikan semuanya, jangan biarkan masalahmu berlarut-larut."
"Iya Bu, sepertinya Sri pulang ke rumah Abah sama Ambu, terimakasih banyak selama ini Ibu mau mendengarkan segala keluh kesah Sri, dan ada membantu disaat kesulitan, meskipun kebersamaan kita hanya tiga bulan, tapi rasanya sampai kapanpun Sri akan mengingat kebaikan Ibu. Sri juga minta maaf kalau sering merepotkan Ibu dan membuat khawatir."
"Sama Sri, Ibu juga minta maaf kalau terlalu cerewet, karena kamu sudah Ibu anggap anak sendiri. Kamu juga mana mungkin bisa Ibu lupakan, anggaplah sebagai orang tuamu Nduk, Setelah sampai di sana kamu harus main ke rumah Ibu."
"Pasti Bu, Sri akan sering main ke tempat Ibu."
Merekapun berpelukan dengan eratnya, Isak tangis terdengar dari keduanya dan ada sepasang mata berkaca-kaca melihat mereka dari lantai dua.
**********
Pagi sekali Embara sudah siap dengan setelan jas warna hitam, terlihat gagah dan tampan. Dia berniat menghadiri pemakaman keluarga kakanya yang akan dilaksanakan secara militer.
Embara mengendarai mobilnya sendiri, baru pertama kali itu Sri melihat tuanya keluar rumah. Setelah sembuh dari percobaan bunuh dirinya dia lebih memilih diam di kamar dan kegiatanya hanya membaca buku.
Seolah lebih menikmati kesendirianya dan tidak menyukai keramaian.
Tapi sekarang sikap Embara jauh berbeda, meskipun kabut hitam…
BANYAK ISTRI BANYAK REZEKI
BIBR32
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 112 Episodes
Comments