Hampir tengah malam Sri sampai di rumah sakit, suasana sunyi di tempat itu sudah terbiasa baginya. Sri langsung menuju ruang ICU, dimana Putri masih terbaring tak berdaya.
Setelah terbangun dari koma Putri sempat sadar dan berinteraksi dengan Sri, meskipun tidak mengenali Sri, dan hal itu sudah dokter prediksi, kalau ada kemungkinan Putri hilang ingatan, akibat cedera di kepalanya yang cukup parah. Sayangnya hanya hitungan jam Putri kembali tertidur pulas dan belum terjaga selama seharian penuh, itu salah satu efek samping dari obat yang diberikan dokter, agar Putri bisa istirahat dengan tenang tanpa terganggu dengan rasa sakit di kepalanya.
"Putri, cepatlah sembuh, Mbak yakin pasti kamu tau dimana voice record yang bisa menjebloskan ayah tirimu ke panjara, karena dia masih mencarimu sampai sekarang, kita harus memberikan pelajaran, agar tidak ada lagi korban."
Sri menceritakan semua kejadian yang dia alami di rumah Wicaksono kepada Putri, meskipun dia tau tidak akan ada tanggapan dari lawan bicaranya, tetapi entah kenapa rasanya Sri sedikit lega setelah bercerita kejadian yang baru saja dialaminya.
"Jadi Mbak mohon, cepatlah sembuh Put."
Sri menggenggam tangan Putri dengan eratnya, tetapi Putri masih saja terlelap tidak bergeming sedikitpun.
**********
"Honey wake up, kenapa tidur? bersihkan badan dulu, ini malam pertama kita!"
Nayla sedikit meninggikan suaranya ketika melihat Bang Sayid tertidur pulas tanpa berganti pakaian, sementara dirinya langsung berendam setelah acara resepsi pernikahan selesai.
"Badan Abang capek Nay, nanti saja mandinya, sekarang Abang mau istirahat dulu."
Berniat kembali melanjutkan mimpinya yang sempat terputus.
"Nay juga capek Bang, tapi ini malam pertma kita, you know?!"
"Jangan ngaco, ini bukan malam pertama kita, sejak pertema bertemu kita sudah sering melakukannya." Bang Sayid kembali memejamkan matanya.
"Abang tega bilang seperti itu, meskipun ini bukan yang pertama, tapi seenggaknya hargai lah pernikahan kita."
"Abang menghargai…
BANYAK ISTRI BANYAK REZEKI
BIBR81
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 112 Episodes
Comments