"Mbak, sepertinya ada orang masuk halaman depan."
Putri membuka pembicaraan, sambil terus menikmati makanannya.
"Paling juga para pegawai stau santri yang ketinggalan pulang, bisa juga mereka sengaja pulang malem sekalian bawa sayuran buat di pesantren."
Lahap menyantap sepiring nasi gudeg kesukaanya.
"Gimana? masakannya enak gak? kalau Putri mau masakan apa aja tinggal bilang sama Mbak, ntar Mbak suruh bibi yang biasa masak di pesantren, jangan sungkan anggap saja ini rumah Putri sendiri. Kamar yang ada di atas silahkan pilih mau yang mana terserah Putri."
"Kirain Mbak yang mau masakin, iya siap Mbak, terimakasih banyak sudah mau menerima Putri tinggal di sini."
"Haha, Mbak jago banget kalau masak air sama mie, lainya nyerah. Sama-sama, Mbak seneng ada kamu di sini, jadi punya temen. O iya Put, apa gak sebaiknya kita selidiki kematian Mamamu, kalau perlu kita sewa detektif khusus untuk mencari informasi mengenai suami baru mamamu itu"
Mengakhiri makanya.
"Sejak awal mama kecelakaan Putri sudah menyelidikinya Mbak, karena curiga melihat gelagat lelaki itu, yang seolah bahagia melihat mama koma, bahkan pernah suatu hari selang oksigen dan infus mama lepas. Kebetulan waktu itu Putri lagi makan, kata perawat yang jaga di depan sebelumnya ada suami mama datang, tapi gak lama."
"Aku sudah duga pasti kecelakaan tante Sandra sengaja di manipulasi Bang Sayid."
"Terus apa Putri sudah menemukan bukti?"
"Putri cek CCTV yang ada di rumah dan benar saja semunya rusak, entah benar karena petir atau memang sengaja dirusak seseorang, tapi dugaan Putri ada seseorang yang sengaja menghilangkan barang bukti."
"Kita tidak bisa hanya menduga-duga, harus punya barang bukti yang bisa menyeret papa tirimu masuk penjara."
"Bagaimana kalau kita selidiki saja Mbak, Putri yakin orang itu gak beres, bisa jadi banyak korban sebelumnya dan bisa mencegah lebih banyak korban lagi ke depannya kalau bisa membuktikan dia bersalah."
"Aku termasuk salah satunya Put."
"Kenapa Mbak diam? gak setuju ya?"
"…
BANYAK ISTRI BANYAK REZEKI
BIBR64
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 112 Episodes
Comments