Terdengar suara ambulance memasuki gang menuju rumahnya, Ambu berpaling menatap pintu utama yang ada di depan ruangan keluarga. Kemudian pandanganya kembali beralih ke arah dimana Kartika duduk.
Ambu begitu terkejut, sluruh tubuh lemas karena Kartika tiba-tiba menghilang, diedarkan pandangannya ke berbagai arah tapi tetap saja sosok itu tidak terlihat lagi.
Meskipun Ambu sudah tau kalau Kartika meninggal, tapi melihat kenyataan kartika menghilang didepan matanya membuat seluruh persendian lemas dan tak sanggup lagi menopang tubuhnya yang sudah rapuh, Ambupun tak sadarkan diri.
**********
Bang Sayid mengikuti penjaga kamar mayat menuju jenazah yang berada di tengah, di kamar itu ada lima mayat berderet memanjang di sisi tembok sebelah kanan, sementara sebelah kiri ada lima kasur juga tapi dalam keadaan kosong tanpa mayat.
Setelah sampai di mayat ke tiga dari pintu masuk, penjaga itu membaca tulisan yang ada di kaki si mayat, dan mendekati arah kepala, tangganya perlahan menarik kain putih yang menutupi sekujur tubuhnya. Perlahan tapi pasti kain itu tersingkap, suasana sepi senyap membuat jantung Bang Sayid yang berdegup kencang seoalah terdengar samapi keluar.
"Atas nama Kartika? apa betul ini istri Bapak?"
Penjaga itu baru bersuara.
Bang Sayid terbelalak seolah tidak percaya dengan apa yang dilihatnya.
"Kartika! kenapa kamu bisa ada disini? bangun Kartika! bangun!"
Bang Sayid menggoncang tubuh kaku dihadapanya.
"Tolong jangan seperti itu, kasihan Pak."
"Bapak sudah pastikan kalau Kartika meninggal?"
"Kami sudah pastikan Pak."
"Mana barang milik kartika? Saya mau ngecek KTPnya siapa tau salah."
"Sudah diserahkan kepada walinya. "
"Saya ini suaminya, dan sudah pasti sayalah walinya."
"Mohon maaf Bapak, orang yang membawa Ibu kartika ke sini mengaku sebagai walinya, jadi semua barang diserahkan kepadanya."
"Dia mana dia sekarang?"
(Kartika pulang pasti bawa duit banyak, makanya orang itu berniat menguasai barang milik Kartika, enak saja!)
"Tadi pamit ke kantin."
(Bang…
BANYAK ISTRI BANYAK REZEKI
BIBR45
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 112 Episodes
Comments