Sampailah Sri di sebuah ruangan yang bertuliskan "intensive care unit" Widuri masuk ke ruangan itu dengan memberika kode agar Sri mengikutinya.
Dengan dada bergemuruh Sri melangkahkan kaki memasuki rungan yang dipenuhi berbagai alat medis, dan hanya ada satu pasien di ruangan berukuran 3x4 meter itu.
"Karena kondisinya belum stabil dan masih dalam masa obserfasi, jadi pasien Putri belum kami masukan ke ruang rawat inap."
Sri hanya terdiam, matanya fokus melihat wajah seorang perempuan yang terbaring lemah dengan hidung dan tangan terpasang selang, dipercepatnya langkah kakinya, karena rasa penasaran yang begitu besar sampai dia mengabaikan perkataan Widuri.
Mata Sri berkaca-kaca setelah berada tepat di samping si pasien, wajah yang selama ini selalu ada di dekatnya ternyata sedang terbaring lemah dengan kepala terbalut perban, meskipun terlihat pucat, dan banyak bekas luka di sana sini yang mulai mengering, tapi tidak memudarkn kecntikanya.
"Putri, ternyata kamu di sini,"
Sri menggenggam tangan Putri yang terasa dingin, dirinya masih belum bisa mencerna dengan baik apa yang sebenarnya terjadi, jelas-jelas selama tiga hari ini dia bersama Putri yang sehat berwajah bersih dan ceria melakukan berbagai aktifitas, tapi kenapa raga yang ada di hadapanya terlihat sebaliknya, lemah dan dipenuhi luka.
"Apa sebenarnya yang sedang terjadi? Bangun Put, tolong jelaskan!"
Sri menggoyangkan tangan Putri perlahan.
"Maaf Mbak, jangan di bangunkan dulu, pasien Putri baru saja siuman, jadi harus bnyak istirahat."
"Apa kondisinya baik-baik saja? luka di wajah, kepala dan badanya sepertinya sangat serius?"
"Memang tidak baik-baik saja Mbak, tapi banyak kemajuan ke arah yang lebih baik, semoga saja dengan kehadiran Mbak di sini bisa mempercepat proses penyembuhannya. Pesan saya, kalau nanti pasien Putri Sadar dan tidak mengenali Mbak, tolong jangan dipaksakan untuk mengingatnya, karena bisa jadi berakibat patal, biarkan saja mengalir yang penting fisiknya dulu sehat. Silahkan Mbak temani…
BANYAK ISTRI BANYAK REZEKI
BIBR77
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 112 Episodes
Comments