Setelah membereskan semua biaya administrasi, Sri kembali harus menunggu semua persiapan kepulangan jenazah Sandra.
"Kita tunggu di Kantin yu Put,"
Sri mengajak Putri yang dari tadi hanya diam mengikuti kemana kakinya melangkah, dia yakin kalau Putri belum mengisi perutnya.
Lagi-lagi hanya mengangguk, Sri mengerti perasaannya pasti sangat terpukul, dirinya pernah berada diposisi Putri sekarang.
"Mau makan apa Put?"
"Putri gak mau makan Mbak,"
"Harus makan, jangan biarkan perutmu kosong, bagaimana kalau sakit, siapa yang akan mengurus pemakaman mamamu."
"Tapi Putri gak laper Mbak,"
"Meskipun gak lapar tetap harus diisi,"
"Iya, samain aja pesananya seperti Mbak."
Sri pun memesan dua nasi goreng sepecial dan dua susu coklat hangat.
"Bagaiamana ceritanya Tante Sandra bisa koma selama itu Put? terus kemana suami barunya?"
Sri bertanya apa yang sejak tadi membuatnya penasaran.
"Mama jatuh dari tangga Mbak, katanya terpeleset.
Kejadian pastinya seperti apa Putri juga tidak tau, karena sejak kuliah Putri tinggal di apartemen deket kampus. Semuanya Putri denger dari suami barunya mama, lima bulan sejak mama dibawa kerumah sakit dan dinyatakan koma, suaminya itu pergi entah kemana."
"Apa kamu sudah pastikan kebenaran cerita itu dari orang yang ada di rumah, asisten rumah tangga? atau pak satpam?"
"Kebetulan kalau malem asisten rumah tangga pulang kerumahnya, jadi mama tinggal berdua saja sama suaminya, pak satpam di pos depan sedang berjaga jadi dia juga tidak tau kejadian itu."
"CCTV?"
"Rusak seminggu sebelum kejadian,"
"Mbak curiga sama suami baru tante Sandra, jangan-jangan dia yang membuat mamamu jatuh dari tangga, apa lagi kejadianya sama persis seperti kasus yang sedang ramai saat ini. CCTV rusak karena tersambar petir, kalau CCTV rumahmu rusak kenapa?"
"Pengakuan suaminya mama juga rusak karena tersambar petir, kan Mbak tau sendiri akhir-akhir ini setiap hari sering hujan deras disertai petir dan angin kencang."
"Wah, gak beres ini, kayanya suami tante Sandra yang meny…
BANYAK ISTRI BANYAK REZEKI
BIBR62
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 112 Episodes
Comments