Setelah sampai di rumahnya, Wicaksono kembali menghubungi Mulyadi dan menanyakan keberadaan Bang Sayid.
"Bagaimana? apa kamu sudah menemukan si Sayid?"
"Sudah Tuan, sayangnya Sayid pergi sebelum kami sampi, mungkin sudah mengetahui kedatangan kami jadi dia pergi dengan tergesa, dan meninggalkan satu tas kecil di samping ranjangnya."
"Sial, dari mana dia bisa tau kalau kalian akan datang!? Jangan-jangan ada mata mata di sekitar kita?"
"Sepertinya tidak ada yang mencurigakan dari orang kepercayaan kita, lagi pula mereka semua tidak ada satupun yang Sayid kenal."
"Tapi bagaimana mungkin Sayid bisa tau? mungkin kah dia memasang CCTV atau pelacak di handphone kita?"
"Akan segera kami cek Tuan, dan segera saya laporkan hasilnya."
"Secepatnya, aku tidak ingin Sayid hidup lebih lama. Dia harus merasakan kesengsaraan yang Nayla alami secepatnya."
"Baik Tuan."
*************
"Gila, hampir saja aku tertangkap anak buah Wicaksono, untung saja tadi pas mau masuk kompleks perumahan tempat tinggalku bersama Sri sempat lihat si Mulyadi kacung kepercayaannya Wicaksono di pom bensin, jadi aku bisa lari dari sana."
Bang Sayid melajukan mobilnya yang telah dia ganti, mobil lamanya sengaja dia hancurkan untuk menghilangkan jejak dan menghindari kejaran Wicaksono.
"Tapi si tua bangka itu benar-benar luar bisa, dia mampu menemukan keberadaanku. Aku harus secepatnya pergi dari kota ini."
Dengan kecepatan tinggi Bang Sayid meninggalkan kota Y menuju pedesaan.
*********
Di tempat lain ada seorang perempuan yang sedang berdiri menatap sebuah gedung berlantai dua puluh yang bernama "NAYEL CONTRUKSI". Senyum manis di wajahnya yang sendu tersungging, meskipun sekilas terlihat manis, tapi kalau di perhatikan dengan jelas senyuman itu berakhir sinis dan mengandung arti.
"Kehancuranmu sudah datang, aku tidak akan mengotori tangan untuk menghabisi keluarga toxic seperti kalian, Kalian lah yang akan menghabisi satu sama lain."
Ya dialah Sri, saat sampai di padepokan tempat teman Abahnya tinggal, tern…
BANYAK ISTRI BANYAK REZEKI
BIBR102
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 112 Episodes
Comments