"Dari mana saja? kenapa baru pulang? enggak mampir ke mana mana kan? awas saja kalau ketauan main perempuan, soalnya tadi aku telpon kantor, katanya jam tiga sore Abang sudah pulang, kenapa jam delapan malem baru nyampe rumah?
Nayla menyambut kedatangan Bang Sayid dengan muka masam.
"Suami baru pulang ko malah diberondong pertanyaan gak jelas, harusnya Nay sambut Abang dengan pelukan dan senyum manis. Abang juga gak suka kalau Nay hubungi kantor hanya untuk bertanya seperti itu, langsung tanya Abang saja, bagaimana pendapat karyawan di sana? pasti mikirnya Abang orang yang gak bisa di percaya!"
"Kenapa Abang malah bentak Nay? udah beberapa kali dihubungi, tapi nomor Abang selalu gak aktif."
Bang Sayid meraba saku jasnya, dan betapa kagetnya dia ternyata handphonenya tidak ada.
"Handphone Abang hiang Nay."
Bang Sayid panik, berlari ke arah garasi mengecek di setiap sudut mobilnya, berharap handphone itu ditemukan, Nayla yang tadi terlihat kesal berubah jadi ikut panik dan membantu mencari.
"Maafin Nay sudah marah-marah sama Abang,"
Sambil terus mencari.
"Hemm."
Fokus dengan pencariannya membuat Bang Sayid malas menanggapi perempua gendut manja yang ada di sampinggnya, barang yang dia cari lebih penting, di sanalah dia menyimpan semua bukti kejahatan ayah mertuanya dan beberapa catatan penting lainnya, tapi sayang, meskipun dicari ke berbagai sudut mobil, dibantu Nayla juga, tapi tetep saja nihil dan tiak ditemukan.
"Abang pergi dulu Nay!"
Bergegas naik mobil.
"Kemana? Nay ikut."
"Kantor, siapa tau tertinggal di sana, Nay di rumah, sudah malam."
Menyalakan mobilnya.
"Call Security saja, minta mereka cek di ruangan Abang."
"Tidak bisa Nay, Abang harus cari sendiri."
Merasa tidak yakin kalau handphonenya tertinggal di kantor, karena terakhir kali saat menemui Cungkring sepulang kerja, Handphone itu masih digunakanya.
Tanpa menjawab lagi, Bang Sayid langsung tancap gas meninggalkan Nayla yang sedikit kecewa karena ditinggalkan begitu saja.
"Aku yakin hilangnya bukan dika…
BANYAK ISTRI BANYAK REZEKI
BIBR91
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 112 Episodes
Comments